Polisi siap sikat 400 preman 'gentayangan' di Jawa Barat

"Preman itu melakukan kejahatan jalanan, biasanya memeras memalak," jelas Kapolda Jabar, Irjen Tubagus Anis.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi siap sikat 400 preman 'gentayangan' di Jawa Barat
Razia Preman. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Polda Jabar mulai menggaungkan berantas aksi premanisme yang kerap meresahkan masyarakat. Pekan depan, tim gabungan yang melibatkan Polri, TNI dan Kejaksaan segera melakukan operasi terpadu untuk menjaring sedikitnya 400 preman yang berkeliaran di wilayah Jawa Barat."Bahwa kita mulai melaksanakan kegiatan operasi ini dilakukan untuk penanggulangan premanisme, agar di Jabar ini tetap aman dan kondusif," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, di Mapolda Jabar, Bandung, Rabu (8/5).Diakui Jenderal bintang dua ini, tingkat kriminalitas yang dilakukan preman di Jawa Barat masih cukup tinggi. "Kriminalitas di Jabar lumayan tinggi. Bentuknya kejahatan jalanan ini harus dibasmi," ujarnya.Menurutnya ada dua tingkat preman yang sekarang ini sedang tren di wilayah tugasnya. Yakni preman perseorangan yang aksinya dilakukan di parkiran maupun tempat umum lainnya. Kedua preman berkelompok yang biasanya preman ini mengendalikan suatu tempat seperti lahan parkir dan fasilitas umum lainnya seperti di terminal, stasiun dan lainnya."Preman itu melakukan kejahatan jalanan, biasanya memeras memalak," jelas Anis.Anis menegaskan, tim tidak akan pandang bulu dalam menindak aksi premanisme. "Nanti kita tangkap, untuk kemudian lakukan pembinaan, tapi jika mereka yang terlibat pidana akan kita tindak," tegasnya.

Rekomendasi