Mengenang Perdana Menteri Juanda dan jasanya untuk Indonesia

Juanda selalu tepat waktu. Sederhana dan memberikan karya terbaik untuk rakyat Indonesia.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh- Reporter
Mengenang Perdana Menteri Juanda dan jasanya untuk Indonesia
perdana menteri Djuanda. wikipedia.org

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang dinilai punya jasa luar biasa untuk Indonesia. Penghargaan itu diberikan di sela-sela HUT ke-40 PDI Perjuangan. Salah satunya kepada keluarga Ir Djuanda Kartawidjaja.

Juanda Kartawijaya merupakan Perdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir. Dia lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 Januari 1911 dan meninggal di Jakarta, 7 November 1963 pada umur 52 tahun.

Putri bungsu Juanda Nurwati mengaku gembira dengan pemberian penghargaan yang merupakan bentuk wujud perhatian terhadap jasa ayahnya.

"Sebagai salah satu putri sangat bahagia, senang karena sampai saat ini menghargai apa yang telah dilakukan ayah saya," ungkap Nurwati saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (11/1).

Sebagai anak bungsu, dia melihat sosok Juanda sebagai orang yang amat disiplin dan tertib.

"Saya melihat salah satu contoh bapak seorang disiplin, dulu terkenal jika ada rapat seperempat jam belum mulai beliau sudah hadir. Sehingga semua berjalan lancar. Bapak orangnya tertib sampai buku dan obat-obatan dikasih tanggal, orang lain menilai seperti itu," terangnya.

Sumbangan terbesar Juanda dalam masa jabatannya adalah Deklarasi Djuanda tahun 1957. Deklarasi itu menyatakan laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI atau dikenal dengan sebutan sebagai negara kepulauan dalam konvensi hukum laut United Nations Convention on Law of the Sea (UNCLOS).

Artinya laut di sekitar pulau Indonesia merupakan kedaulatan republik Indonesia, bukan sebuah perairan bebas.

Sepanjang karirnya, Juanda menjabat 14 kali sebagai menteri. Tapi dia tetap sederhana dan selalu memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negaranya.

Nama Juanda juga diabadikan sebagai nama lapangan terbang di Surabaya, Jawa Timur yaitu Bandara Djuanda atas jasanya dalam memperjuangkan pembangunan lapangan terbang tersebut. Selain itu juga diabadikan untuk nama hutan raya di Bandung yaitu Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, dalam taman ini terdapat Museum dan Monumen Ir. H. Djuanda.

Rekomendasi