Angie ancam ingin buat 'tsunami' di DPR

"Saya baru dari rumah Anas nih. Saya ga mau kena sendirian. Saya bisa marah besar," kata Angie kepada Rosa.

Aryo Putranto Saptohutomo
Angie ancam ingin buat 'tsunami' di DPR
Angie Sidang. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Terdakwa kasus suap pengadaan laboratorium di beberapa universitas negeri, Angelina Sondakh mengatakan akan membuat gempar DPR. Hal itu terungkap dalam berita acara (BAP) pemeriksaan saksi Mindo Rosalina Manulang.Dalam BAP yang dibacakan jaksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (11/10), Rosa mengakui Angie, sapaan Angelina, pernah menjenguknya di Rumah Tahanan khusus Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tidak lama setelah dia ditahan KPK.

Keduanya juga sempat berbicara panjang lebar. Dalam percakapan itu Angie curhat mengenai kasus yang menjeratnya. Dia juga mengancam akan membongkar semua koleganya yang terlibat.

Berikut transkip percakapan Angie dengan Rosa:Angie (A): "Aduh saya pusing sekali ini mbak"Rosa (R): "Kenapa bu?"A: "Saya kan tidak tau soal Wisma Atlet kok dibawa-bawa. Tolong dong mbak bantu saya"R: "Saya juga bingung bu mau bantu seperti apa. Saya ditahan, HP saya disita, semua bukti percakapan ada di situ, orang kantor juga banyak kena"A: "Tolonglah mbak, semoga setelah mbak keluar, kita sama-sama cari kerjaan yang benar saja"A: "Saya baru dari rumah Anas (Urbaningrum) nih. Saya ga mau kena sendirian. Saya bisa marah besar. Saya bisa bikin tsunami lebih besar daripada Nazar (Muhammad Nazaruddin) di DPR"R: "Habis gimana dong bu"A: "Tolonglah bu, sebagai sesama ibu"Rosa juga mengakui memberi uang sejumlah Rp 15 miliar kepada Angie pada Maret 2010 sampai November 2011 sebagai imbalan dalam penggiringan pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pendidikan Nasional. Menurut Rosa, uang itu tidak hanya dinikmati Angie, tapi dibagi kepada salah satu rekannya di Komisi X, I Wayan Koster.

Rekomendasi