Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menemukan indikasi korupsi dalam kasus pengadaan vaksin flu burung. Dalam temuan dugaan korupsi vaksin flu burung tersebut disebut-sebut ada petinggi Partai Demokrat yang bermain."Tidak ada masalah kalau dibawa ke hukum dan nantinya merembet ke petinggi Partai Demokrat. Hukum harus ditegakkan meski sentuh level satu di PD. Tapi jangan buru-buru untuk menentukan dan menargetkan seseorang," Anggota BAKN Achsanul Qosasih usai menghadiri rapat pimpinan DPR yang membahas vaksin flu burung di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/8).Anggota Komisi XI DPR itu menambahkan, untuk sampai ke penegak hukum diperlukan tahapan-tahapan yang harus dilakukan. BAKN akan mempelajari dan menelaah hasil audit BPK soal vaksin flu burung."Selanjutnya akan diserahkan kepada komisi terkait seperti Komisi IX dan XI. Nanti diputuskan oleh komisi apakah perlu dilanjutkan ke penegak hukum," kata politisi Demokrat ini.Dia mengakui, sejauh pengetahuannya, memang ada dugaan korupsi dalam kasus vaksin flu burung."Ada muncul PT Anugrah Nusantara, tapi kita lihat hasil. Tapi kayaknya ada korupsi berdasarkan audit BPK," kata Achsanul.
Korupsi vaksin flu burung diduga libatkan elit Demokrat
Dalam korupsi tersebut juga muncul PT Anugrah Nusantara. Diduga ada elit Demokrat yang bermain dalam kasus tersebut.
Advertisement
Rekomendasi