Peristiwa kerusuhan yang terjadi di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek di Jatibening, Bekasi, berawal dari ditutupnya akses masyarakat ke terminal bayangan di lokasi tersebut. Akses diputus oleh pagar besi yang dibuat oleh pihak Jasa Marga, Jumat (27/7) pukul 02.00 WIB dini hari."Tidak ada sosialisasi dari pihak Jasa Marga dengan masyarakat akan menutup akses masyarakat tersebut dengan pagar besi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (27/7).Lebih lanjut, Rikwanto menjelaskan, saat pagi hari masyarakat yang biasa memulai aktivitas pukul 05.00 WIB tersebut kaget lantaran adanya pagar besi yang sudah berdiri tegap di sana. Akhirnya, tutur Rikwanto, karena terminal bayangan yang ditutup terjadi penumpukan orang yang biasa beraktivitas di tempat tersebut, lalu timbul reaksi dari mereka."Karena tertutup dan makin lama banyak akhirnya muncul reaksi sampai puncaknya spontan menutup jalan tol, ada juga yang tidur-tiduran di jalan tol serta membakar mobil milik jasa marga," papar Rikwanto.Pemblokiran jalan tol pun terjadi pada pukul 05.45 WIB. Satu mobil milik Jasa Marga menjadi korban amukan massa. Warga pun mengerumuni mobil yang sudah hangus dalam keadaan terguling itu.Sebanyak 450 personel gabungan Polda dan Polres diturunkan ke lokasi, sekitar pukul 07.10 WIB. Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suhardi Alius pun datang ke lokasi guna melakukan mediasi. Namun yang terjadi malah Suhardi diusir oleh masyarakat yang sudah geram dan tidak terkendali itu.Namun, Suhardi tidak serta merta mengurungkan niatnya. Akhirnya ia bersama Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, juga kapolres setempat tetap melakukan mediasi dengan warga."Akhirnya solusi jangka pendek pun didapat guna mencairkan kondisi saat dan hasilnya supaya arus tidak terlalu lama macet juga kondusif, diambil keputusan untuk dibuka kembali pagar yang telah ditutup Jasa Marga," tandas Rikwanto.Akhirnya pada pukul 07.40 WIB, jalan tol yang diblokir warga kembali dibuka dan pukul 08.30 WIB kondisi lalu lintas di tol Jatibening kembali normal."Pukul setengah sembilan tadi arus sudah normal dan setengah dari personel yang diturunkan sudah ditarik mundur," pungkas Rikwanto.
Kronologi kerusuhan di Tol Jatibening versi polisi
Tidak ada sosialisasi dari pihak Jasa Marga dengan masyarakat akan menutup akses masyarakat tersebut dengan pagar besi.

Halaman BerikutnyaDirut Hanania Travel Diserahkan ke Kejaksaan Usai P-21, Begini Status Berkas Istri
Advertisement
Rekomendasi

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7186959/original/042884900_1779983531-IMG_0027.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381200/original/004995100_1792764426-144079.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381174/original/041900500_1792760239-drum.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381195/original/088967100_1792763474-WhatsApp_Image_2026-10-23_at_19.36.37__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535764/original/046996300_1774110887-IMG-20260321-WA0246.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381173/original/033178600_1792760239-aceh.jpeg)