Ratusan Sapi di Tangerang Terjangkit PMK, Masyarakat Diimbau Tak Takut Berkurban

Rabu, 22 Juni 2022 00:00 Reporter : Kirom
Ratusan Sapi di Tangerang Terjangkit PMK, Masyarakat Diimbau Tak Takut Berkurban Vaksinasi PMK pada sapi. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) semakin mengganas di Kota Tangerang. Tercatat 743 hewan ternak suspek PMK, tersebar di sejumlah wilayah Kecamatan seperti Cipondoh, Pinang, Periuk, Karang Tengah, Neglasari, Ciledug, Benda dan Kecamatan Karawaci.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Ibnu Ariefyanto menyebutkan hewan ternak suspek PMK terbanyak di wilayah Cipondoh, yakni 260 kasus.

"Cipondoh itu ada sekitar 260, tapi yang sembuhnya 7,5 persen. Keseluruhannya ada 743 yang suspek atau terjangkit PMK," kata Ibnu Ariefyanto dikonfirmasi, Selasa (21/6).

2 dari 3 halaman

29 Ekor Sapi di Tangerang Selatan Terjangkit PMK

Sementara di Tangerang Selatan, hewan ternak sapi yang terjangkit PMK sebanyak 29 ekor. Sepuluh ekor dinyatakan telah sembuh dan 19 lainnya dalam pengobatan.

"Data terakhir yang terkumpul 29 ekor yang kena PMK, tapi yang sembuh sudah 10," kata Kepala Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangsel Pipit Surya Yuniar.

Dia menegaskan, sebenarnya PMK pada hewan ternak mudah untuk disembuhkan, asal imunitas hewan ternak yang terjangkit itu dalam kondisi bagus. "Mudah disembuhkan kalau imunnya bagus, sekarang 19 ekor itu sedang dalam pengobatan menuju ke sembuh," ucap dia.

Saat ini terdapat 13.628 hewan ternak di Tangerang Selatan, 4.758 ekor di antaranya sapi. Yang terpapar PMK berjumlah 29 ekor. "Masih terkendali, berapa persen berarti kan," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Lalu Lintas Ternak Segera Ditutup

Sementara untuk wilayah Tangerang Raya, meliputi Kota/Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, akan menutup lalu lintas hewan ternak ke Tangerang Raya pada 24 Juni 2022. Setelah tanggal itu, tidak ada hewan ternak dari luar Tangerang Raya yang bisa masuk, meski dilengkapi dengan SKKH.

"Jadi kebijakan wali kota untuk menutup dulu masuk hewan ternak itu ke Kota Tangerang, menjelang Iduladha, terakhir itu tanggal 24 Juni nanti," kata Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang Ibnu Ariefyanto.

Sementara untuk vaksin PMK, pihaknya mengaku belum menerima suplai dosis itu. Sebab, pemerintah pusat masih fokus ke wilayah lain, seperti Jawa Timur dan Aceh.

"Kita dapat informasi di kisaran Juli, satu bulan lagi sesudah Iduladha. Kami mengimbau masyarakat, jangan takut untuk berkurban. Kita juga pintar-pintar dalam memilih hewan untuk menghindari PMK," tegas dia. [yan]

Baca juga:
Kiprah Mahasiswa IPB Merawat Sapi Perah yang Terinfeksi PMK
Vaksinasi PMK di Pusat Sapi Perah Terbesar di Bogor
Jokowi Ingin Penyakit Mulut dan Kuku Ditangani Seperti Kasus Covid-19
Diberi Jamu, Sapi Terpapar PMK di Palembang Cepat Sembuh
Strategi Pemda NTT Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini