Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Proyek Tol Cisumdawu, Pemprov Jabar bebaskan lahan 60 Ha di Sumedang

Proyek Tol Cisumdawu, Pemprov Jabar bebaskan lahan 60 Ha di Sumedang pembangunan tol. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) masih dalam pengerjaan. Saat ini Pemprov Jabar tengah dalam proses membebaskan lahan seluas 60,63 hektar milik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pembebasan lahan tersebut ditargetkan selesai Februari ini.

"‎Lahan seluas 60,63 hektar milik IPDN itu berada di 4 desa yang berbeda. Di antaranya di Desa Cibeusi seluas 28,82 hektar, Desa Sindangsari 12, 47 hektar, Desa Cileles 9,07 hektar, dan Desa Cilayung 9,27 hektar," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, di Bandung, Senin (23/2).

Dampak dari pembebasan lahan itu pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri melalui satuan kerja. Rencananya, kata dia, akan dilakukan saling hibah lahan dari Kementerian Dalam Negeri ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Kita sedang proses penyelesaian administratif di mana diusulkan saling hibah. Diharapkan bisa selesai Februari ini," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang menunggu usulan dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk pembebasan lahan. Ada tiga tanah kas desa yang akan terkena dampak pembangunan jalan tol Cisumdawu Seksi I, fase III yakni Desa Cilayung seluas 320 meter persegi, Desa Mekarsari seluas 5.536 meter persegi, dan Desa Margaluyu seluas 176 meter persegi.

Lahan tersebut nantinya akan diganti pemerintah pusat di lokasi lain, sesuai dengan luas lahan dan harga tanah yang dibebaskan dari Pemkab Sumedang. Diharapkan proses ini bisa selesai akhir Februari ini. Karena menurut dia, semua lahan tersebut merupakan milik pemerintah sehingga prosesnya diharapkan bisa sesuai yang direncanakan.

"Ini mudah-mudahan kita bisa selesaikan administrasinya di akhir Februari," imbuhnya.

Setelah proses ini selesai maka konstruksi seksi I bisa dilakukan pengerjaannya. Sebab pembebasan lahan untuk seksi I ini baru dibebaskan sekitar 37 persen. ‎Sementara untuk pembangunan seksi II fase I sepanjang 6,3 kilometer sudah berjalan 83,31 persen. Sementara seksi II fase II sepanjang 10,1 kilometer hingga Januari lalu progresnya baru mencapai 2,35 persen.

Untuk diketahui, ‎pengerjaan proyek tol sepanjang 61,1 kilometer ini ditujukan sebagai proyek strategis untuk meningkatkan perekonomian, meningkatkan kapasitas jalan, melengkapi jalan tol Jakarta-Cirebon. Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari enam seksi pekerjaan. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP