Better experience in portrait mode.
Polisi Wanita dan Seniornya Menjalani Sidang atas Dakwaan Perzinahan

Polisi Wanita dan Seniornya Menjalani Sidang atas Dakwaan Perzinahan

Polwan Polresta Sidoarjo digerebek suami saat 'ngamar' bareng seniornya di hotel.

Bripka DTR dan Aiptu EA menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya atas dakwaan melakukan perzinahan.

Dalam surat dakwaan, jaksa penuntut umum menjelaskan hubungan asmara antara kedua terdakwa yang dimulai sejak Oktober tahun lalu.

Kedua polisi yang sudah diproses pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) mengajukan banding, sementara suami Bripka DTR berharap mereka dihukum maksimal.

Geser👉
Heboh! Ibu Bunuh Bayinya dan Simpan di Lemari

Heboh! Ibu Bunuh Bayinya dan Simpan di Lemari

Heboh! Ibu di Musi Rawas Bunuh Bayinya Baru Lahir, Jasad Disimpan di Lemari

Warga Musi Rawas, Sumatera Selatan, geger dengan penemuan mayat bayi perempuan di dalam lemari. Bayi itu diduga dibunuh ibunya sendiri yang telah diamankan polisi.

Peristiwa itu terjadi di salah satu kelurahan di Kecamatan Sumber Harta. Jasad bayi yang baru lahir itu sudah membiru dan mengeluarkan bau tak sedap. Saat ditemukan, korban dibungkus kain yang disimpan pelaku di lemari pakaian di kamarnya.

Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Terduga pelaku inisial K sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Geser👉
Bocah Pemberani yang Dipukul Driver Ojol di Jalur Sepeda Lapor Polisi atas Dugaan Kekerasan

Bocah Pemberani Dipukul Driver Ojol, Lapor Polisi

Seorang bocah pemberani melaporkan driver ojek online yang memukulnya ke polisi, setelah aksinya menghadang pengendara motor di jalur sepeda viral di media sosial.

Kejadian ini terjadi di sekitaran Tanah Abang, Jakarta pusat. Bocah tersebut didampingi orangtuanya saat melaporkan pengemudi ojol atas dugaan kekerasan.

Dalam video yang viral, bocah tersebut dengan berani menghadang pengendara motor yang melintas di jalur sepeda. Pengendara motor tersebut menantang bocah tersebut dan akhirnya memukulnya.

Polisi akan memanggil pengemudi ojol terkait kejadian ini. Keberanian bocah tersebut mendapat pujian dari banyak orang. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Wapres Minta Antisipasi Peretasan Server PDN

Wapres Minta Antisipasi Peretasan Server PDN

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta investigasi terus dilakukan terkait peretasan server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika agar tidak terulang di masa depan.

Ma'ruf meminta Kominfo terus melakukan langkah antisipasi demi melindungi data negara dan masyarakat, serta segala pelayanan publik yang terafiliasi.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa serangan siber terhadap server PDN ini menggunakan virus ransomware jenis baru yang dikenal sebagai Lockbit 3.0.

Pemerintah akan terus berupaya menerapkan kebijakan satu data nasional agar berbagai data penting negara dan masyarakat tidak tercecer. Gangguan ini menjadi satu pelajaran yang berharga buat kita, untuk itu perlu diantisipasi dan tidak boleh lagi terjadi pada masa yang akan datang.

Geser👉
BKSAP DPR Ungkap Wacana Uni Eropa Investasi Hijau dan Dukungan Hilirisasi Nikel di Indonesia

Uni Eropa Siap Berinvestasi Hijau di Indonesia

DPR dan Parlemen Uni Eropa membahas peningkatan kerja sama perdagangan, ekonomi, transisi energi, dan investasi hijau.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas cara memperkuat first track diplomasi antara kedua negara.

Putu Supadma Rudana mendorong agar Pemerintah Jokowi segera mewujudkan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa.

DPR dan Parlemen Uni Eropa juga mendiskusikan rencana investasi hijau dan dukungan hilirisasi nikel di Indonesia.

Geser👉
Momen Emosional Eks Dirut Pertamina Berurai Air Mata Peluk Anak-Anak usai Divonis 9 Tahun Penjara

Dirut Pertamina Divonis 9 Tahun Penjara, Tangis Haru Peluk Anak-Anak

Momen emosional eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, saat berurai air mata peluk anak-anak usai divonis 9 tahun penjara.

Karen menghampiri anak-anaknya yang menangis setelah mendengar putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Suami Karen, Herman Agustiawan, juga meluapkan emosinya dengan bertanya kepada Jaksa apakah mereka puas dengan putusan tersebut.

Karen dijatuhi pidana 9 tahun penjara atas kasus korupsi pembelian gas alam cair di Pertamina. Keluarga terdakwa tidak kuasa menahan emosi setelah mendengar putusan tersebut.

Geser👉
FOTO: Peluk Anak-Anak, Tangis Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Pecah Usai Divonis 9 Tahun Penjara

Tangis Eks Dirut Pertamina Pecah Usai Divonis 9 Tahun Penjara

Tangis Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan pecah usai divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Anak Karen juga menangis saat vonis diumumkan, Karen meminta mereka untuk tidak menangis dan tetap tegar.

Setelah sidang, Karen mendekati keluarganya dengan wajah sedih dan berkaca-kaca, serta menyalami mereka.

Karen Agustiawan divonis karena dugaan korupsi pengadaan gas alam cair di Pertamina pada periode 2011-2014.

Geser👉
Alasan SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya: Masa Saya Punya Saudara Tercecer-cecer

SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya

SYL terjerat kasus pemerasan pegawai kementan, Kakaknya dipekerjakan di Kementan.

SYL menjelaskan alasan mempekerjakan kakaknya yang merawat ibu mereka.

SYL ingin memberikan layak gengsi dan martabat pada kakaknya.

SYL tidak mengurus honor kakaknya, hanya berharap mendapatkan input dan menjaga ibu.

Geser👉
Granat Latihan Ditemukan dalam Sepatu Warga Garut Meledak, Empat Orang Luka-Luka

Granat Latihan Ditemukan dalam Sepatu Warga Garut Meledak

Granat latihan yang ditemukan dalam sepatu warga Garut meledak, menyebabkan empat orang luka-luka.

Kepolisian Resor Garut sedang menyelidiki kasus ledakan granat nanas di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ledakan terjadi ketika salah satu korban menemukan granat latihan di dalam sepatu yang sudah tidak dipakai di rumahnya.

Korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dan polisi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap benda-benda mencurigakan.

Geser👉
Vidio Goes To Campus Sambangi LSPR, Buka-Bukaan Proses Produksi Series

Vidio Goes To Campus: Proses Produksi Series Terbanyak di Indonesia

Platform streaming Vidio.com menyambangi LSPR dalam acara Vidio Goes To Campus.

Dian Lasvita dan Beverly Gunawan menjadi pembicara utama dalam agenda 'How Original Series Are Conceived Created and Developed'.

Para mahasiswa LSPR sangat antusias dan aktif dalam menyimak materi serta berdiskusi tentang proses produksi series.

Dalam acara tersebut, Dian Lasvita menyebut bahwa kendala dalam produksi series adalah bagian yang tidak bisa lepas dari proses.

Geser👉
Mantan Mentan SYL Minta Anak Buah Berikan Penjelasan Normatif ke KPK

Mantan Mentan SYL Minta Anak Buah Berikan Penjelasan Normatif ke KPK

Mantan Mentan SYL mengaku memerintahkan anak buahnya memberikan kesaksian normatif ke KPK dalam kasus korupsi di Kementan.

SYL menjelaskan bahwa perintah tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi dengan eselon I di Kementan.

SYL berharap pemeriksaan KPK tidak mengganggu kinerja di Kementan dan hanya memberikan penjelasan normatif.

Namun, SYL tidak mengetahui bagaimana proses pelaksanaan perintahnya karena sedang dinas di luar negeri.

Geser👉
Penjelasan BMKG Pemicu Gempa Magnitudo 6 di Maluku

Gempa Magnitudo 6 di Maluku, Tanpa Potensi Tsunami

Gempa bermagnitudo 6 mengguncang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, tanpa potensi tsunami.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan dalam lempeng subduksi Laut Banda.

Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi di laut dengan koordinat 7,24° LS; 130,08° BT pada kedalaman 116 kilometer.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu hasil analisa BMKG yang dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG.

Geser👉
SYL soal Bayar Cicilan Apartemen Nayunda: Saya Sebagai Pengayom Orangtuanya

SYL Bantu Bayar Cicilan Apartemen Nayunda

SYL mengungkapkan bahwa Nayunda pernah meminta tolong kepadanya untuk membantu membiayai sewa apartemennya.

SYL dengan senang hati mau menolong Nayunda karena keduanya memiliki kesamaan darah dari Tanah Makassar.

Nayunda meminta tolong pada saat Pandemi Covid-19 yang membuat kondisi ekonominya tidak stabil. SYL menegaskan bahwa tidak ada niatan lain selain membantu Nayunda.

SYL menjelaskan soal honor yang diberikan kepada Nayunda dan memerintahkan anak buahnya untuk menambahkan bayarannya. Tidak ada niatan lain dari SYL dalam membantu Nayunda.

Geser👉