Polri akan Tindak Tegas Travel Gelap yang Bantu Loloskan Pemudik

Kamis, 15 April 2021 12:48 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Polri akan Tindak Tegas Travel Gelap yang Bantu Loloskan Pemudik Arus mudik di Banyumas. ©2014 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menutup seluruh akses jalan termasuk jalan tikus. Korlantas bahkan sudah mulai melakukan survei jalan-jalan tikus itu sejak hari Rabu kemarin (14/4).

Berdasarkan hasil survei, polisi menemukan banyak sekali jalan tikus termasuk di daerah yang sudah dipetakan oleh Korlantas untuk dilakukan penyekatan.

"Bahkan di daerah yang sudah dipetakan, ada banyak jalan tikus. Purwokerto dan Banyumas khususnya,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangan resminya, Kamis (15/4).

Oleh karena itu, Kakorlantas mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai jalur-jalur alternatif. Dia ingin sepanjang jalan tikus juga dilakukan penyekatan. Karena dia yakin, para pemudik akan melakukan berbagai upaya agar lolos dari operasi ketupat 2021.

“Dari Karawang, jalur-jalur kecil, jalur atlernatif, dan jalur tikusnya semua sudah dilakukan pembangunan pos-pos penyekatan. Total ada 14 titik," jelasnya.

“Di Cirebon telah dibangun 9 titik penyekatan, termasuk jalur tikus. Polresta Cirebon sangat siap melakukan penyekatan pada lebaran 2021," sambungnya.

Bukan hanya di Cirebon, beberapa titik jalur alternatif maupun jalur tikus di Jabodetabek juga sudah diantisipasi oleh masing-masih Polres. Dia memastikan, jajarannya sudah membangun pos penyekatan di perbatasan kota dan kabupaten.

Kakorlantas pun mengaku puas dengan kesiapan anggotanya untuk menghalau atau memutarbalikkan pemudik sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah.

“Tadi sudah saya cek di Jakarta dan Bekasi jalur alternatif maupun jalur tikusnya sudah diantisipasi. Sudah diatur waktu jaganya, semua telah di-manage dengan baik,” ujarnya.

Bukan hanya melakukan penyekatan, pihaknya juga akan menindak tegas para pengemudi dan pemilik travel gelap. Kendaraan dari travel gelap yang tertangkap berusaha meloloskan pemudik akan disita.

“Habis lebaran, akan saya keluarkan. Saya tidak main-main kali ini,” tegasnya

Sebelumnya, dia memastikan akan mengganjar hukuman dua kali lipat kepada anggotanya yang membantu meloloskan pemudik. Oleh sebab itu, dia menegaskan kepada seluruh personel yang bertugas untuk memperketat pengawasan.

“Kalau biasanya hukuman 21 hari kurungan, kali ini akan dua kali lipat,” katanya.

Istiono menjelaskan bahwa operasi ketupat tahun 2021 ini merupakan operasi kemanusiaan. Yang mana tindakan yang akan dilakukan kepada pemudik sifatnya persuasif dan humanis, karena hanya akan memutarbalikkan arah para pemudik.

Diketahui, Korlantas telah menyiapkan 333 titik penyekatan dari Lampung sampai Bali untuk menghalau masyarakat mudik lebaran sesuai dengan aturan pemerintah yang meniadakan mudik lebaran 2021 pada tanggal 6-17 Mei sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini