Polisi sudah antisipasi permainan politik uang di Pilkada Jawa Timur

Sabtu, 13 Januari 2018 01:04 Reporter : Bruriy Susanto
ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Antisipasi terjadinya kecurangan dalam pilkada serentak, dengan kampanye hitam bermain politik uang, di Jawa Timur. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, bentuk tim satuan tugas (satgas) politik uang.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, tim satgas politik uang yang dibentuk ini merupakan bentukan dari Mabes Polri. Artinya, dari Polda Jawa Timur, akan mengirim tim khsusus satgas politik uang, untuk mendapatkan materi pelatihan, pembelajaran dari Mabes Polri.

"Dalam waktu dekat ini tim satgas money politik Polda Jatim akan dikirim ke Mabes Polri. Setelah itu baru turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan, dalam penanganan khusus di pilkada serentak," kata Irjen Pol Machfud Arifin, seusai salat Jumat, di Mapolda Jawa Timur, Jumat (12/1).

Tugas dari satgas money politik ini sendiri, akan melakukan penyelidikan. Serta operasi tangkap tangan (OTT). Itupun, jika ditemukan ada yang melakukan politik uang.

Dalam penanganan kasusnya, nantinya jika ada yang terkena OTT melakukan politik uang. Maka akan diserahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), yang sudah ada di setiap kantor polisi saat pilkada serentak.

Seperti, jika ada yang terkena OTT, kemudian dilakukan penyelidikan, ternyata tidak terbukti. Maka tidak ada penanganan lebih lanjut.

"Tapi, jika nantinya dalam lidik itu masih ndablek (nakal), terkena OTT, jangan disalahkan kita. Akan kita serahkan ke Gakkumdu. Iya seperti itu misalnya," ujar mantan Kadiv TI Mabes Polri.

Namun, dia berharap jangan sampai terjadi dan ada yang terkena OTT, karena melakukan money politik. Supaya tidak sampai ada penindakan dan penanganan. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.