Polisi menduga kuat tiga bocah di Jombang dibunuh oleh ibunya

Rabu, 17 Januari 2018 23:23 Reporter : Bruriy Susanto
Polisi menduga kuat tiga bocah di Jombang dibunuh oleh ibunya ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ibu ajak anak melakukan bunuh diri dengan minum racun, di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Satresrkrim Polres Jombang yang menangani kasus tersebut, orangtua korban berinisial EV diduga sengaja melakukan pembunuhan terhadap ketiga anaknya.

"Logikanya, mana mungkin anak kecil itu sampai ada pikiran untuk melakukan bunuh diri," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (17/1).

Dia menjelaskan, korban yang diduga sengaja diracun dengan racun serangga oleh orangtua kandungnya sendiri EV, adalah ketiga anaknya. Mereka Sayid Mohammad Syaiful Al Faqih, berusia 6 tahun, Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani berumur 4 tahun. Kemudian Umi Fauziah yang paling kecil masih berusia 4 bulan.

"Kalau orangtuanya itu memang melakukan bunuh diri. Tapi, kalau anak-anaknya itu dibunuh. Karena, mana mungkin anak berusia 4 bulan itu bisa bunuh diri. Terus 4 tahun juga tidak mungkin ada pikiran bunuh diri. Kemudian, anak 6 tahun juga gak bisa. Makanya diminumkan racun sama ibunya," terang dia.

Meski diduga kuat EV yang sengaja melakukan pembunuhan terhadap ketiga anak kandungnya. Melihat ketiga anaknya sudah terlihat tidak sadarkan diri di dalam kamar mandi. EV, kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun serangga.

"Sampai sekarang ibunya ini masih dalam pengawasan. Kuncinya pada orangtuanya ini. Tapi, suaminya sekarang diperiksa sama penyidik," katanya.

Suami EV diperiksa beserta beberapa saksi, dari orang yang mengetahui dan menemukan pertama kali. Ada dugaan persoalan rumah tangga, antara EV dengan suaminya.

"Motifnya yang laki-laki ini diduga karena telah menelantarkan ketiga anaknya," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (17/1) malam.

Namun, untuk mengetahui motif yang sebenarnya, polisi masih terus menunggu EV sadar. Karena dia yang diduga nekat memberi racun baygon terhadap ketiga anaknya yakni Sayid Mohammad Syaiful Al Faqih, berusia 6 tahun, Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani berumur 4 tahun. Kemudian Umi Fauziah yang paling kecil masih berusia 4 bulan.

"Dari penelantaran itu, adanya keputusasaan istri (EV). Sehingga sampai nekat melakukan memberikan racun terhadap ketiga anaknya, setelah itu EV baru melakukan bunuh diri," ujar Barung.

"Selain itu, yang bersangkutan suaminya ini mempunyai istri lagi. Untuk yang di Jombang ini istri kedua," pungkas Barung. [ded]

Baca juga:
Tak mau cerai, EA coba bunuh diri minum 60 sachet obat batuk & deterjen
Kasus ibu ajak anak minum racun di Jombang, suami pelaku diperiksa polisi
Diduga tak dinafkahi suami, ibu di Jombang ajak 3 anaknya minum racun serangga
Surani tewas usai tenggak obat pembasmi rumput
Misteri tewasnya pegawai BRI di Jakarta Pusat

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Bunuh Diri
  4. Jombang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini