Polisi masih buru bocah SD bandar narkoba di Makassar

Sabtu, 11 Agustus 2018 02:39 Reporter : Merdeka
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika

Merdeka.com - Polisi masih memburu RE alias C, bocah yang diketahui sebagai pemasok narkoba jenis sabu ke pelajar SMP berinisial AR (14) di Makassar, Sulawesi Selatan. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 SD itu menghilang entah ke mana.

"Saat akan ditangkap di rumahnya, orang tuanya mengatakan C ini sekolah. Sampai hari ini C tidak ada di sekolah, kabur dia," ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Berdasarkan penyelidikan sementara, C dan AR cukup lama bermain dengan narkoba. Keduanya diduga terlibat dalam jaringan narkotika anak-anak di wilayah Kota Makassar.

Kendati, orang tua C mengaku tidak tahu anaknya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Dia tahunya anaknya sekolah main-main, tapi tahu kalau C ini berteman dengan AR, biasa lah anak SD temenan sama SMP," ucap Dicky.

Kecurigaan polisi terkait keterlibatan bocah SD itu dalam jaringan narkoba terlihat dari sulitnya mencari C. Bocah tersebut langsung menghilang begitu AR ditangkap oleh aparat kepolisian.

Diduga, informasi penangkapan AR telah sampai ke telinga jaringan narkoba tersebut. Sehingga C disembunyikan. "Disembunyikan atau tidak, yang jelas antara C dengan AR ini mereka sudah lama bermain dalam lingkup narkoba yang ada di Makassar," kata Dicky.

Sebelumnya, AR ditangkap tim Resmob Polsek Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan diduga saat hendak menjual narkoba jenis sabu pada Senin 6 Agustus 2018 lalu. Berdasarkan penyelidikan, AR mengaku sabu tersebut diperoleh dari RE alias C.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berisi satu klip plastik kecil berisi bubuk kristal diduga sabu. Dari penjualan tersebut, tersangka mengaku akan mendapatkan keuntungan Rp 200 ribu yang bakal dibagi rata dengan C.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini