Polisi Maki Penjual Nasi Bebek Karena Teh Rp1.000 Disanksi Hormat Bendera

Selasa, 25 Juni 2019 19:23 Reporter : Merdeka
Polisi Maki Penjual Nasi Bebek Karena Teh Rp1.000 Disanksi Hormat Bendera Ilustrasi Polisi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota Polsek Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengamuk di sebuah warung makan nasi bebek di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Bekasi Utara. Aiptu Mursid mencaci maki pedagang karena ditagih minuman teh tawar Rp1000.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat malam pekan lalu dan menjadi viral karena direkam oleh pengunjung lainnya lalu disebarkan di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, Mursid mengancam akan kembali memakai pakaian dinas dan mengusir pedagang itu. Dia juga mengeluarkan kata-kata kasar.

Masih dalam rekaman video, Mursid berargumen jika setiap makan harus diberikan minum gratis, kecuali minum dengan air kemasan. Sementara itu, si pedagang hanya menanggapi dengan mengangguk serta mengucapkan kata "siap".

Kapolres Metro Besi Kota, Kombes Indarto, membenarkan pria dalam video itu anak buahnya yang berdinas di Polsek Bekasi Utara. Menurut Indarto, institusi telah memberikan hukuman kepada Mursid.

"Sudah diberikan sanksi, salah satunya hormat bendera," ujar Indarto ketika dikonfirmasi merdeka.com pada Selasa (25/6).

Setelah peristiwa itu, Indarto meminta agar semua anak buahnya bersikap melayani dan mengayomi masyarakat. Polisi, kata dia, tak boleh mengintimidasi apalagi membawa nama institusi kepolisian.

"Masyarakat hanya ingin Anda (polisi) selalu tampil baik dan mengayomi. Jadi persiapkan mental dan fisik untuk mengayomi masyarakat," Indarti berpesan kepada anak buahnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini