Polisi Bentuk Satgas Khusus Cari Pemilik Granat Asap Meledak di Monas

Rabu, 4 Desember 2019 11:29 Reporter : Merdeka
Polisi Bentuk Satgas Khusus Cari Pemilik Granat Asap Meledak di Monas Lokasi ledakan di Monas. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Polisi mengusut pemilik granat asap yang meledak di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus menangani kasus tersebut.

"Tentunya dari Polda Metro Jaya sudah membuat Satgas, satuan untuk mengungkap atau mendalami kasus tersebut," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Argo Prabowo Yuwono di Mako Polairud Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rabu (4/12).

Menurut Argo, kasus granat asap yang meledak pada Rabu 4 Desember 2019 di ring 1 Istana Negara itu sepenuhnya ditangani oleh Polda Metro Jaya.

"Masih didalami. Ditunggu saja nanti penyidik akan memberikan hasilnya," jelas Argo.

1 dari 2 halaman

Polisi Sita CCTV

Polisi menyita kamera pengawas yang berada di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Penyitaan ini terkait dengan pengusutan kasus granat Asap yang meledak pada Selasa (3/11/2019) pagi.

Kasubag TU Unit Pengelola Kawasan Monas, Arista Nurbaya menjelaskan, setidaknya ada 52 CCTV yang terpasang di Kawasan Monas. Kepolisian telah mengambil alat penyimpan rekaman CCTV (DVR) untuk menyelidiki ledakan di Monas.

"Kami belum tahu berapa DVR CCTV yang diperiksa. CCTV yang memantau ke arah TKP bisa dicek dipastikan ada," ucap Arista di lokasi, Selasa (3/12/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya hanya mengelola CCTV yang berada dalam Monas. Sedangkan yang di kawasan Monas dikelola Jakarta Smart City (JSC).

"Kebetulan CCTV ada dua sistem jadi kami ada yang di tugu dan juga di kawasan. Mungkin tadi pihak kepolisian sudah mendapatkan dari pihak Bali Tower yang mempunyai Instalansi CCTV di Monas," ucap Arista.

2 dari 2 halaman

Polisi Terus Kumpulkan Bukti

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan, pihaknya mengumpulkan bukti-bukti untuk mengusut tuntas penyebab granat Asap meledak. Termasuk salah satunya memeriksa CCTV.

"Itu SOP yang kita lakukan. Selain saksi yang sangat signifikan tentu saksi yang pertama di TKP. Saksi yang mengetahui yang mendengar. Paling penting itu saksi korban kita akan mintai keterangan. Untuk saksi korban perlu dipahami ini masih tahap pengobatan kalau udah lebih baik kita minta keterangan pada saksi korban," tutup dia soal ledakan di Monas.

Reporter: Nanda Perdana Putra [ray]

Baca juga:
Airlangga Sebut Ledakan di Monas Tak Pengaruhi Iklim Investasi
Menko Luhut soal Ledakan di Monas: Di AS Tembak Mati Enggak Ribut
Mengenal Jenis-jenis Granat dan Fungsinya, Ini yang Meledak di Monas
Ada Ledakan di Monas, Gubernur Anies Pastikan DKI Jakarta Aman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini