Polisi belum dapat titik terang identitas penembak Avanza di Senayan
Merdeka.com - Polsek Tanah Abang belum berhasil menangkap terduga pelaku yang memberondong tembakan ke mobil Avanza di kawasan jalan layang arah depan Gedung TVRI menuju ke Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi mengaku sudah mengantongi ciri-cirinya, namun belum menemukan titik terang identitas pelaku.
"Kalau ciri-ciri yang disampaikan saksi hanya sebatas perawakannya, baju, tapi belum sampai ke identitas tersangka. Karena memang tidak ada yang kenal, penjualnya tidak kenal dan korban juga tidak kenal juga," ujar Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono kepada wartawan, Minggu (10/9).
Polisi terus memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri identitas pelaku dan kendaraan yang digunakan. Sejauh ini polisi sudah memeriksa 10 orang saksi. Dua di antaranya adalah korban dan pedagang di sekitar lokasi kejadian.
"Kita masih dalami keterangan saksi-saksi, identitas kendaraan bermotor roda empat yang digunakan pelaku. Karena keterangan saksi ini minim. Memang saksi yang diperiksa sudah 10 orang, dua diantaranya pedagang dan lainnya adalah korban."
Dari pengakuan saksi pedagang, pelaku bukan pelanggan tetap yang terbiasa ada di sana. Pedagang yang diperiksa polisi mengaku baru pertama kali melihat pelaku karena bukan langganannya. "Tapi tetap saya akan dalami, karena mungkin ketakutan juga dengan tersangka. Nanti akan kita cari info lain lagi mungkin dari tukang parkir," jelasnya.
Di singgung soal proyektil peluru yang ditemukan menempel di tulang kerangka bagian belakang mobil Avanza dia menyebut milik senjata revolver cal 38. "Ya seharusnya enggak boleh dibawa ya. Ada mekanismenya, bisa untuk olah raga tetapi senjata harus dititipkan di gudang, tidak bisa dibawa-bawa."
Diketahui sebelumnya, penembakan tersebut terjadi akibat tatapan mata dan berujung adu mulut antara NR (35) serta rekan-rekannya dan pelaku berkumpul di Jalan Asia Afrika, Senayan. Adu mulut tersebut terjadi saat pandangan mata antara korban dengan rekan pelaku. Kemudian akibat tatap mata tersebut, terlibat keributan. NR dan rekan-rekannya lalu minta maaf kepada pelaku. "Namun, dari kelompok korban ini mereka sudah minta maaf. Intinya sudah berdamai," tutur dia.
Usai berdamai NR bersama sembilan orang rekannya meninggalkan tempat. Namun ternyata pelaku masih menyimpan dendam. NR bersama temannya dikejar dua mobil di Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang. Saat dikejar, kata Lukman mobil Toyota Avanza langsung ditembaki. "Tiga kali peluru ditembakan mengenai bemper kendaraan korban," tambah dia.
Lalu kata Lukman, setelah terjadi penembakan, NR dan kawannya langsung menepi di kawasan yang mengarah Jalan Gatot Subroto. Para pelaku pun langsung berhenti dengan membawa stick baseball, mereka merusak mobil yang ditumpangi NR. Lalu, mereka tetap bertahan di dalam. "Pelaku langsung kabur," ungkap Lukman.
Akibatnya, NR dan satu rekannya berinisial AT (35) mengalami luka. Menurut Lukman, saat ini pihaknya sedang menelusuri jumlah pelaku penembakan dan pengerusakan terhadap Toyota Avanza yang ditumpangi korban. "Kami juga sedang menyelidiki plat nomer dua mobil yang dikendarai pelaku," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya