Polda Sumsel amankan 115,4 kg telur belangkas ilegal, rencana akan dijual ke Medan
Merdeka.com - Direktorat Polair Polda Sumsel menyita 115,5 kilogram telur tapak kuda atau belangkas ilegal di perairan Sei Sembilang, Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Sumsel. Telur satwa dilindungi itu rencananya dijual ke Medan, Sumatera Utara, melalui jalur darat.
Tiga pelaku diamankan polisi, yakni Amat Dani (49), Nawi (63), M Arif. Semuanya warga Sungsang, Banyuasin. Mereka ditangkap karena kecurigaan petugas yang sedang berpatroli menggunakan kapal motor Sri Rambang V-3004 dan Pangkalan Sandar Sei Sembilang terhadap gudang di perairan Sei Sembilang.
Saat digeledah, petugas menemukan 115,5 kg telur belangkas dan 59 ekor belangkas yang sudah disimpan dalam kotak. Barang bukti diketahui siap dijual.
Salah satu tersangka mengaku mendapatkan belangkas dengan cara menjaring di Sungai Musi. Namun, mereka tidak mengetahui jika tapak kuda itu termasuk satwa air dilindungi.
"Seekor belangkas kami jual lima ribu, untuk telurnya dijual Rp 50 ribu sekilo," ungkap tersangka Amat di Mako Polair Polda Sumsel, Rabu (20/12).
Sementara tersangka Arif mengaku sudah dua kali menjual telur belangkas dan belangkas hidup kepada seorang warga Medan, berinisial YS (DPO) dengan cara menggunakan jasa ekspedisi darat. Satu kg telur belangkas dijual kembali seharga Rp 80 ribu atau keuntungan bersih Rp 30 ribu per kg.
"Sekali kirim ada 60 kilo, selama ini aman-aman saja, tidak ada masalah," kata dia.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya masih mengejar satu pelaku lagi yang berperan sebagai penadah. Diduga, telur dan belangkas itu rencananya akan digunakan untuk pembuatan obat penambah stamina.
"Bisa jadi permintaan dari luar negeri, tapi masih kita selidiki lagi," kata Zulkarnain.
Ketiga tersangka diancam Pasal 21 ayat 2 Undang-undang Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan hukuman lima tahun penjara.
"Kami imbau nelayan menghentikan memburu belangkas karena dilindungi, populasinya menurun," kata dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya