Pohon lontar mistis bercabang 5 tumbuh di Kupang
Merdeka.com - Pohon lontar biasanya tumbuh tunggal, alias tak berdahan. Namun berbeda dengan sebatang pohon lontar di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kupang, Nusa Tenggara Timur, tumbuh tidak seperti pohon lontar lain di sekelilingnya. Pohon penghasil munuman keras lokal jenis sopi, serta alat musik sasando itu tumbuh dengan empat dahan ketika sudah mulai dewasa.
Ini menjadi hal aneh dan unik terhadap masyarakat Kupang, lantaran tak biasa melihat pohon ini tumbuh bercabang. Awalnya pohon ini tumbuh normal. Namun beranjak dewasa, ada lima dahan yang keluar seiring pertumbuhannya.
Menurut Yeremias Mone, sang pemilik kebun bahwa setelah pohon itu tumbuh dan besar, ada hal mistis yang kerap muncul di sekitar pohon saat malam hari. Sehingga, dia tetap menjaga tanpa mengambil air nira maupun daun dari pohon lontar itu.

"Awalnya tumbuh normal, tapi pas sudah besar muncul cabang. Ada lima cabang tapi satunya mati jadi sekarang tinggal empat saja," kata Yeremias, Minggu (20/3).
Yeremias juga bercerita hal mistis lainnya yang kerap terjadi setelah pohon ini semakin besar yakni, setiap kali ada pengguna jalan yang kebetulan lewat dan melihat pohon itu, lalu berhenti untuk memotret, namun hasil potret tersebut akan hilang dengan sendirinya.
"Pas bulan baru naik, nanti terlihat seperti seekor ikan hiu besar dan bersayap yang muncul. Saya tidak berani ambil air nira dan daunnya karena menurut cerita orang tua dulu, bahwa pohon kalau tumbuh tidak normal, jangan diganggu," katanya.
Walau demikian, Yeremias berharap agar keunikan ini hanyalah gejala alam yang bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun nasional. Sehingga pohon penghasil miras lokal jenis sopi dan alat musik sasando itu dikenal lebih luas lagi. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya