Plt Wali Kota Tetapkan Status Medan Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Rabu, 1 April 2020 19:49 Reporter : Yan Muhardiansyah
Plt Wali Kota Tetapkan Status Medan Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 (Cocid-19) di Kota Medan. Status ini akan berlaku hingga 29 Mei 2020.

Status baru ini dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Medan No.188.44/47.K/III/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Wabah penyakit Akibat Covid-19 di Kota Medan. Sebelumnya status Medan Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19.

Perubahan status ini dilakukan sehubungan eskalasi orang terjangkit. Penanangannya harus cepat, tepat, fokus, terpadu, dan didukung sinergitas.

Akhyar mengatakan, analisis lapangan menunjukkan eskalasi penyebaran Covid-19 yang sangat cepat. Angka kematian pasien positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di daerah ini juga cukup tinggi.

"Penduduk juga masih banyak di luar rumah. Tentunya ini sangat berisiko untuk penularan Covid-19. Karena itu perubahan status ini dilakukan untuk mendukung penanganan yang dilakukan, sekaligus mencegah semakin banyaknya warga yang tertular Covid-19 di Kota Medan," jelas Akhyar, Selasa (1/4).

Perubahan status ini juga mempertimbangkan Surat Keputusan Gubernur Sumut No.188.44/1754/KPTS/2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Provinsi Sumut. Berdasarkan surat itu, Kota Medan juga memandang perlu untuk mengikuti peningkatan status itu.

Biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan itu akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan.

1 dari 1 halaman

Terkait perubahan status itu, Akhyar mengajak seluruh masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan sangat mendesak.

Warga juga diingatkan untuk sering membersihkan tangan dengan hand sanitizer maupun sabun, menggunakan masker ketika terpaksa harus keluar rumah, serta menerapkan physical distancing (jarak fisik) minimal 1 meter.

Pemkot Medan saat ini terus melakukan langkah-langkah konkret guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Kota Medan, penutupan beberapa ruas jalan guna mengurangi mobilisasi masyarakat, penertiban tempat-tempat keramaian.

"Mari bersama-sama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menjaga kebersihan dan mengurangi aktivitas di luar rumah," harapnya. [ray]

Baca juga:
Intip Rumah Bordil yang Disulap Jadi Penampungan Tunawisma di Praha
Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 25 April di Palembang, Ortu Diminta Awasi Anak
Kebijakan PSBB Jokowi Hanya Beda Istilah dengan Karantina Wilayah Parsial
PAN Minta Pekerja Harian Harus Jadi Sasaran Anggaran Penanggulangan Corona
Jumlah Pengunjung Turun 95 Persen, Hotel di Puncak Rumahkan Karyawan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini