Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perampok pembunuh 2 balita di Semarang terlacak berkat HP

Perampok pembunuh 2 balita di Semarang terlacak berkat HP Ilustrasi. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyanto menyatakan tertangkapnya 2 pelaku perampokan disertai dengan pembunuhan 2 balita di Jl Mulawarman, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jateng berdasarkan hasil kinerja dan pengejaran polisi.

Kedua tersangka berhasil ditangkap usai melakukan pengejaran melalui pelacakan pesawat handphone milik korban Murni (39) yang merupakan pembantu yang mengasuh 2 balita. HP tersebut juga dibawa lari oleh 2 pelaku perampokan beserta perhiasan hasil rampokan.

"Polisi sempat mencurigai sejumlah pihak. Termasuk orang-orang dekat korban. Namun dugaan menguat ke pelaku setelah ditemukan sejumlah barang bukti yang sesuai, termasuk ponsel pembantu keluarga korban yang dibawa pelaku. Kemudian kami melakukan pengejaran berdasarkan hasil pelacakan handphone," ungkap Kapolda Jateng Dwi Prayitno saat dikonfirmasi merdeka.com Jumat (11/10).

Murni yang saat ini masih dalam kondisi kritis di RS Banyumanik Semarang, merupakan saksi kunci dalam aksi dua pemulung yang melakukan perampokan dan menewaskan dua balita yakni Kanaya Nadin Aulia Zahrani Wiyana (2) dan Keanu Rifky Ontoseno Wiyono (1).

"Yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya kritis akibat hantaman linggis pada bagian belakang kepalanya," jelasnya.

Dwi Priyatno menjelaskan, perampokan disertai pembunuhan terhadap dua balita di Semarang murni bermotif ekonomi. Kedua tersangka dikenai pasal berlapis. "Pasal perampokan dan pasal pembunuhan," tegasnya.

Pelaku Ahmad Musa (28) mengaku nekat melakukan perbuatannya karena tidak memiliki uang. Dia awalnya hanya berniat untuk mengambil uang dan barang berharga di rumah tersebut.

Namun saat akan mengambil barang, dua balita terus menangis dan menjerit sehingga dia memukul kepala mereka dengan linggis. Menurut Musa, saat dia meninggalkan lokasi, kedua korban masih hidup meskipun terluka parah.

Seperti diketahui dua balita kakak beradik ditemukan tewas di rumah milik Sugeng Wiyono di Jalan Mulawarman Barat I RT 01 RW 01 Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang, Kamis (10/10) sore ditemukan tewas saat ibu kandungnya Eni pulang dari bekerja sebagai bendahara di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Dua balita tersebut yakni Kanaya Nadin Aulia Zahrani Wiyana (2) dan Keanu Rifky Ontoseno Wiyono (1). Keduanya putra Sugeng Wiyono, Kepala Kas BPR Gunung Rizki dan Eni.

Selain menangkap Ahmad Musa sebagai eksekutor, dan Abdul Rahman (29), polisi juga membekuk Sutriman (51), pemilik toko emas di salah satu pasar di Kawasan Pecangaan, Jepara sebagai penadah perhiasan barang curian.

Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain 3 cincin dan sebuah kalung emas. Kemudian juga uang tunai dan telepon seluler milik korban Murni yang merupakan pembantu sekaligus pengasuh anak korban.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Tak Tinggal Diam ketika HP Dijambret, Emak-Emak di Serang Kejar Pelaku hingga Tertangkap
Tak Tinggal Diam ketika HP Dijambret, Emak-Emak di Serang Kejar Pelaku hingga Tertangkap

Aksi berani ditunjukkan seorang emak-emak bernama Eni (54). Dia mengejar dua penjambret handphonenya hingga salah seorang di antara mereka tertangkap.

Baca Selengkapnya
HP Satu Keluarga Lompat dari Apartemen Rusak, Polisi Kesulitan Usut Kabar Kepergian ke Solo dan Hutang Pinjol
HP Satu Keluarga Lompat dari Apartemen Rusak, Polisi Kesulitan Usut Kabar Kepergian ke Solo dan Hutang Pinjol

Kesulitan melacak jejak digital satu keluarga itu setelah polisi melihat kondisi handphone sudah tidak utuh.

Baca Selengkapnya
HP Wanita Ini Meledak saat Ditaruh di Atas Kulkas, Bukan karena Dicas, Ternyata Ini Penyebabnya
HP Wanita Ini Meledak saat Ditaruh di Atas Kulkas, Bukan karena Dicas, Ternyata Ini Penyebabnya

Meski penyebabnya sepele, namun wanita ini mendapati kejadian apes ketika handphone-nya terbakar saat ditaruh di atas kulkas.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Main Handphone Saat Hujan Lebat, 2 ABG Tewas Tersambar Petir
Main Handphone Saat Hujan Lebat, 2 ABG Tewas Tersambar Petir

Saat hujan, keempat santri tengah bermain handphone di dalam pondok pesantren.

Baca Selengkapnya
Coba Pertahankan Handphone Kekasih, Pemuda Ini Kritis Dibacok Komplotan Begal di Kawasan Industri Pulogadung
Coba Pertahankan Handphone Kekasih, Pemuda Ini Kritis Dibacok Komplotan Begal di Kawasan Industri Pulogadung

Korban kritis terkena sabetan senjata tajam di perut dan tangan.

Baca Selengkapnya
Polisi Sita HP Milik Pelaku yang Ancam Tembak Anies, Tidak Ditemukan Senjata Api
Polisi Sita HP Milik Pelaku yang Ancam Tembak Anies, Tidak Ditemukan Senjata Api

Polisi berhasil menyita handphone yang digunakan pelaku.

Baca Selengkapnya
Handphone Disita Penyidik, Aiman Ketar-Ketir Pemberi Info Netralitas Aparat Terbongkar
Handphone Disita Penyidik, Aiman Ketar-Ketir Pemberi Info Netralitas Aparat Terbongkar

Aiman menjalani pemeriksaan selama 12 jam sebagai saksi kasus dugaan penyebaran berita bohong.

Baca Selengkapnya
Heboh Pohon Beringin Tua di Alun-Alun Kota Blitar Tumbang, Puluhan Orang Luka-Luka
Heboh Pohon Beringin Tua di Alun-Alun Kota Blitar Tumbang, Puluhan Orang Luka-Luka

Kejadian itu bertepatan dengan hujan disertai angin kencang yang melanda Blitar.

Baca Selengkapnya
Keluhan Pemudik di Merak: Kami Sudah Sabar Semalaman, Tapi Belum Juga Masuk Kapal
Keluhan Pemudik di Merak: Kami Sudah Sabar Semalaman, Tapi Belum Juga Masuk Kapal

Keluhan Pemudik di Merak: Kami Sudah Sabar Semalaman, Tapi Belum Juga Masuk Kapal

Baca Selengkapnya