Perahu bawa 25 santri tenggelam di Bengawan Solo, 8 belum ditemukan
Merdeka.com - Sebanyak 25 santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur, dikabarkan mengalami musibah, Jumat (7/10). Perahu yang ditumpangi para santri itu tenggelam di Sungai Bengawan Solo, perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Lamongan.
Kejadian ini dikabarkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf melalui pesan berantainya WhatsApp (WA) miliknya. Gus Ipul, sapaan akrabnya, menginformasikan kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu, ke 25 santri Ponpes Langitan tersebut hendak ke Pasar Babat, Lamongan, dengan menyeberang melalui Sungai Bengawan Solo. Karena terlalu banyak muatan, perahu yang mereka tumpangi oleng dan tenggelam.
"Info lebih lanjut masih dalam penyelidikan tim di lapangan," terang Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, upaya yang dilakukan pertama BPBD Tuban melakukan penyelidikan di tempat kejadian. Kemudian melakukan koordinasi dengan Forpimcam Babat, BPBD Lamongan dan para warga.
"Saat ini masih dalam tahap kaji cepat," katanya.
Selain itu, Gus Ipul juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut. "Saat ini, Tim SAR tengah berupaya menemukan seluruh korban. Mudah-mudahan ada keajaiban," lanjutnya.
Sementara dari upaya pencarian yang dilakukan hingga saat ini, delapan santri belum berhasil ditemukan. 17 santri sisanya, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
"Pengasuh pondok juga telah menghubungi segenap wali santri, yang belum diketemukan. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti dari Medan, Brebes, Bojonegoro dan lain-lain. Kecelakaan ini akibat kelebihan kapasitas. Kami berdoa supaya pengasuh, wali santri, dan para santri diberi kesabaran atas musibah ini," harap Gus Ipul. (ma)
Berikut data 17 korban selamat;
1. M Solihul Widad (13)
2. M Mu'zi Al Athiq (18)
3. Ahmad Iqbal (20)
4. A Nu'man Al Murtadlo (20)
5. A Ali Sibro Mulisi (12)
6. Khabib Abdurozaq (13)
7. Syamsud Duha (23)
8. M Imam Bukhori (18)
9. Abu Bakar (20)
10. A Rofiqi Yusuf (19)
11. Abdurohman (18)
12. M Khoirul Anam (20)
13. M Murtadlo (19)
14. Tondi Marpaung (14)
15. Faisal Tanjung (17)
16. Awaludin (15)
17. Ilzam Faoni (19)
Untuk delapan santri yang belum ditemukan;
1 Ahmad Umar (12)
2. Abdullah Umar (15)
3. M Barikli Amri (12)
4. M Lujianidani (12)
5. M Muksin (16)
6. Khabib Rizki (15)
7. Mambrur (18)
8. Afiq Fadhil (19)
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya