Penjelasan Ilmiah Ikan Hiu di Rote Ndao Mirip Wajah Manusia

Rabu, 24 Februari 2021 15:59 Reporter : Ananias Petrus
Penjelasan Ilmiah Ikan Hiu di Rote Ndao Mirip Wajah Manusia Nelayan di Rote Ndao Temukan Bayi Hiu Mirip Manusia. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Fenomena ikan unik yang ditemukan nelayan Rotew Ndao, Abdullah Fero ditanggapi Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Alfred G.O. Kase.

Menurut Alfred, bayi ikan hiu itu diduga belum cukup umur sehingga bentuknya tidak lazim. Apalagi ditemukan masih dalam perut induknya saat dibelah.

"Anak ikan hiu lainnya normal, hanya satu saja yang aneh. Dugaannya dia belum cukup umur makanya cacat. Apalagi ditemukan setelah tubuh induknya dibelah. Seperti anak ayam atau binatang lainnya, jika belum cukup umur, biasanya berbeda dengan lainnya. Ini analisa saya, tapi perlu pembuktian pemeriksaan lagi," kata Kepala Lembaga Penelitian UKAW Kupang itu, Rabu (24/2).

Dia menjelaskan, cara reproduksi hiu adalah ovovivipar yang menghasilkan dan menyimpan telurnya di dalam tubuh. Telur itu akan dilahirkan setelah masa inkubasi.

Untuk masa inkubasi jenis ikan hiu, biasanya mencapai 2-3 tahun. Meski demikian, ada juga jenis hiu yang masa inkubasinya hanya enam bulan.

Sepanjang masa inkubasi, ikan hiu bisa memangsa saudaranya sendiri sebelum dilahirkan. Hal ini merupakan strategi reproduksi hiu di saat suplai makanan dari induknya mulai berkurang.

Selain itu, hiu tidak memiliki plasenta seperti jenis ikan lainnya. Ikan yang memiliki plasenta, biasanya tidak memangsa saudaranya saat masih di tubuh induknya. Sementara yang tidak memiliki plasenta, bisa memangsa saudaranya.

"Masa inkubasi ini tergantung jenis ikannya. Ada yang lama, ada yang cepat. Sehingga kecurigaan saya, mungkin anak hiu itu belum masanya untuk dilahirkan," Ungkap Alfred.

Sebelumnya, Abdullah Fero dibuat kaget dengan hasil melautnya. Pasalnya, hasil buruannya mempunyai wajah mirip manusia.

Pria yang tinggal di kampung nelayan Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao itu awalnya mencari ikan di perairan Butupulu, sebelah Timur Pos Angkatan Laut (Posal) Papela.

"Sekitar jam 11 malam, saya tarik pukat ternyata dapat ikan hiu kira-kira berukuran satu meter lebih," Jelasnya, Selasa (25/2).

Menurut Abdullah, setelah mendapat ikan hiu itu dia tidak langsung pulang ke rumah, namun memilih terus mencari ikan hingga pukul 02.00 dini hari.

"Paginya sekitar jam enam saya pulang ke rumah, saya belah ikan hiu itu, ternyata ada dua ekor bayi hiu," Ungkapnya.

Satu ekor bayi hiu kondisinya normal, namun satunya berbeda dengan ikan pada umumnya, yakni dua bola matanya yang besar terletak di bawah, kepalanya lancip dan mempunyai bibir seperti manusia.

"Saya terkejut kerena sudah ulang-ulang saya pergi cari bahkan sampai melintas hampir di perairan Australia, tapi tidak pernah dapat ikan hiu yang modelnya seperti ini," Kata Abdullah.

Temuannya ini kemudian diawetkan dalam sebuah toples kaca, agar dilihat oleh banyak orang. Kini warga sekitar berbondong-bondong ke rumah Abdullah, untuk melihat secara dekat makluk unik tersebut. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini