Pengacara eks Sekda Riau minta polisi panggil paksa Prasetio Edi

Jumat, 14 September 2018 23:12 Reporter : Merdeka
Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo. ©2017 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Kuasa hukum, Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Zaini Ismail, Ilal Ferhard menuding, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi selalu mangkir penuhi panggilan polisi.

Prasetio dilaporkan dugaan kasus penipuan pada 30 April lalu. Prasetio disebut menjanjikan Zaini untuk bisa menjabat sebagai Plt Gubernur Riau. Atas janji dan jabatan itu, Zaini pun memberikan uang sebanyak Rp 3,2 miliar kepada Prasetio.

Ilal mengatakan, kliennya sudah selesai diperiksa Polda Metro Jaya sebagai pelapor. Namun, polisi belum berhasil menghadirkan Prasetio.

"Jadi dari pihak pelapor sudah selesai diperiksa, sekarang pihak terlapor. Terlapor dipanggil Polda, cuma beberapa kali dipanggil mangkir," ujar Ilal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/9).

Menurut Ilal, polisi sudah dua kali melayangkan surat panggilan kepada Prasetio, hanya saja politikus PDI Perjuangan itu selalu tak hadir. Dia pun sangat menyesalkan sikap tak koperatif Prasetio itu.

"Saya pertegas lagi agar kepolisian segera mungkin memanggil Ketua DPRD DKI untuk diperiksa. Kalau perlu dipanggil paksa," kata Ilal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono mengaku belum tahu jadwal pemanggilan Prasetio. Namun dia memastikan, akan mengetahui informasi itu jika penyidik memanggil terlapor.

"Kalau (Prasetio) dipanggil, nanti penyidik hubungi saya," ujar Argo.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Kasus masih berjalan, ya. Kami masih terus menyelidikinya," ujar Nico di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, (29/8).

Perkembangan kasus ini, ucap Nico, penyidik telah memeriksa pelapor, Zaini. Menurut Nico, kini Zaini tengah mengumpulkan data dan bukti-bukti untuk diserahkan ke penyidik.

"Karena yang paling penting kan pelapor bisa menunjukkan bukti dan data-datanya," kata Nico.

Sementara Prasetio telah membantah keras tuduhan tersebut. Dia menyebut Zaini hanya mencari perhatian. Prasetio pun mengaku tidak mengenal Zaini selaku pelapor. Selain itu, Prasetio juga mengklaim tak pernah ada urusan dengan Provinsi Riau.

"Saya tak pernah kenal si pelapor dan tak pernah ada urusan dengan Riau," ucap Prasetio saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 8 Mei lalu. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Penipuan
  2. Jakarta
  3. Prasetio Edi Marsudi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini