Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penerima Ganti Rugi Lahan Tol Getaci di Garut Dipungli 2,5 Persen dari Nilai Uang yang Diterima

Penerima Ganti Rugi Lahan Tol Getaci di Garut Dipungli 2,5 Persen dari Nilai Uang yang Diterima<br>

Penerima Ganti Rugi Lahan Tol Getaci di Garut Dipungli 2,5 Persen dari Nilai Uang yang Diterima

Warga Kecamatan Leuwigoong, Garut, Jawa Barat mengaku menjadi korban pungutan liar (pungli) pihak desa saat menerima uang ganti rugi pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci). Jumlah yang diminta pun mencapai 2,5 persen dari total uang yang diterima.

ENJ, seorang korban pungli mengaku dirinya menerima uang ganti rugi atas lahan yang terkena proyek pembangunan jalan tol sebesar Rp1,3 miliar.

"Saya harus menyetor ke pihak desa sebesar 2,5 persen dari total uang yang diterima," katanya kepada wartawan, Rabu (28/2).

Dia mengaku bahwa dirinya memang memiliki sebidang tanah di Desa Margacinta, Kecamatan Leuwigoong yang kebetulan terdampak pembangunan tol.

Selain dirinya, sejumlah warga lainnya pun ada yang terdampak dan diharuskan menyerahkan 2,5 persen ke pihak desa.

Penerima Ganti Rugi Lahan Tol Getaci di Garut Dipungli 2,5 Persen dari Nilai Uang yang Diterima

ENJ sangat keberatan atas pungli yang dilakukan pihak desa itu, sehingga dia mengambil langkah hukum dengan melaporkannya ke Polres Garut.

"Saya setidaknya menyetorkan uang Rp97 juta, saya memohon kepada Polres Garut untuk mengkaji dan diproses secara hukum kasus Pungli yang dilakukan pihak Desa Margacinta."

ENJ, seorang korban pungli.

Terkait pungli itu, Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin mengaku siap menurunkan tim khusus. Dia mengaku baru menerima informasi pungki itu dari wartawan.


"Saya baru mendengar (akan adanya pungli dalam pembebasan lahan untuk tol Getaci). Saya akan coba menggali sejauh mana hal itu terjadi," kata Barnas.

Dia menegaskan bahwa pungli yang dilakukan itu tidak dibenarkan dan itu melanggar aturan. "Kalau itu betul bakal ada penindakan," tegasnya.


Saat ini warga yang merasa dirugikan sudah melaporkan aksi pungli itu kepada polisi, Barnas mengaku akan menunggu hasil penyelidikannya. Dia berharap agar penanganan kasus itu bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

"Kami akan menurunkan tim jika dibutuhkan. Dengan adanya kejadian ini kami mengimbau kepada camat dan kepala desa agar waspada terhadap tindakan dari pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

Ribuan Warga Magetan Kumpul Bersholawat Doakan Ganjar-Mahfud Menang Pemilu 2024

Ribuan Warga Magetan Kumpul Bersholawat Doakan Ganjar-Mahfud Menang Pemilu 2024

Sholawat ini dipimpin oleh Gus Ali Gondrong di Lapangan Desa Purwodadi

Baca Selengkapnya
Saat Ngobrol dengan Petani di Magelang, Ganjar Malah Dimintai Uang Oleh Ibu-ibu

Saat Ngobrol dengan Petani di Magelang, Ganjar Malah Dimintai Uang Oleh Ibu-ibu

Ganjar Pranowo bertemu dengan para petani di Dusun Gunung Bakal, Desa Sumberarum, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12).

Baca Selengkapnya
Gara-Gara Rokok dan Uang Rp20 Ribu, Tukang Potong Rambut Meninggal Dikeroyok

Gara-Gara Rokok dan Uang Rp20 Ribu, Tukang Potong Rambut Meninggal Dikeroyok

Aksi penganiayaan itu dipicu lantaran para pelaku mengungkit permasalahan korban.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ganjar Janji Hapus Utang Petani Rp600 Miliar Jika Menang Pilpres 2024

Ganjar Janji Hapus Utang Petani Rp600 Miliar Jika Menang Pilpres 2024

Ganjar menyebut, banyak petani yang menunggak pembayaran kredit usaha rakyat (KUR).

Baca Selengkapnya
Seperti Mengaduk Rendang, Begini Penampakan Uang Panai Gepokan Rp2 Miliar di Atas Nampan di Acara Lamaran Putri DA

Seperti Mengaduk Rendang, Begini Penampakan Uang Panai Gepokan Rp2 Miliar di Atas Nampan di Acara Lamaran Putri DA

Calon suami Putri DA merupakan anak dari pengusaha batu bara asal Kalimantan Timur.

Baca Selengkapnya
Tersisa 6 Bulan, Begini Rupa Pembangunan IKN Nusantara yang Bakal Gelar HUT RI Ke-79

Tersisa 6 Bulan, Begini Rupa Pembangunan IKN Nusantara yang Bakal Gelar HUT RI Ke-79

Tampak beberapa gedung inti pemerintahan yang kian menunjukkan bentuknya.

Baca Selengkapnya
Kera Liar Ngamuk saat Ditangkap, 1 Warga Garut Meninggal dan 2 Lainnya Luka

Kera Liar Ngamuk saat Ditangkap, 1 Warga Garut Meninggal dan 2 Lainnya Luka

Seorang warga bernama Rusli (62) meninggal dalam upaya penangkapan kera liar di Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (21/3) pagi.

Baca Selengkapnya
Perempuan Muda Asal Nganjuk Ini Bersikeras Jadi Petani, Beli Sawah Pakai Uang Tabungan Kini Omzetnya Puluhan Juta per Hari

Perempuan Muda Asal Nganjuk Ini Bersikeras Jadi Petani, Beli Sawah Pakai Uang Tabungan Kini Omzetnya Puluhan Juta per Hari

Sejak lulus SMK, ia merantau ke kota besar agar bisa menabung dari penghasilannya

Baca Selengkapnya
Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Mayoritas warga di sana merupakan petani yang menggarap lahan tadah hujan. Kalau musim kemarau lahan itu dibiarkan kosong.

Baca Selengkapnya