Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemilik nikahsirri.com pernah gagal nyalon Bupati Banyumas

Pemilik nikahsirri.com pernah gagal nyalon Bupati Banyumas Aris Wahyudi. ©2017 Merdeka.com/abdul aziz

Merdeka.com - Pemilik nikahsirri.com, Aris Wahyudi, pernah mencalonkan diri sebagai calon Bupati dalam Pilkada Banyumas 2008. Saat berkampanye, pria kelahiran Cilacap 12 Mei 1968 itu, punya pendekatan sensasional mulai dari berkeliling perkotaan Purwokerto dengan helikopter sampai membuat event Akademi Banyumas Idola (ABI).

Diusung oleh PDIP sebagai pemenang pileg Banyumas 2004, perolehan suara Aris justru jeblok di urutan terakhir dari 4 pasang calon kala itu. Dari data KPU Banyumas yang diperoleh merdeka.com, Aris dalam Pilkada Banyumas 2008 berpasangan dengan Asroru Maula.

Profil dirinya, Aris merupakan lulusan B.Eng university of Essex, Inggris. Saat itu, ia belum menikah dan menulis riwayat pekerjaannya sebagai PNS, peneliti dan konsultan manajemen.

Ketua KPU Banyumas, Unggul Wasriadi mengatakan, saat kampanye Aris tergolong sensasional. Lelaki yang ia ingat tampil perlente itu, pernah berkeliling naik helikopter mengelilingi perkotaan Purwokerto saat berkampanye. Aris juga menggelar ajang pencarian bakat yakni Akademi Banyumas Idola (ABI) saat mulai muncul sebagai bakal calon Bupati Banyumas.

"Saat itu saya masih Panitia Pemilih Kecamatan Purwokerto (PPK). Dia kampanye pakai mobil keliling desa lalu keliling naik helikopter. Memang caranya sensasional," ujar Unggul saat ditemui merdeka.com, di ruang kerjanya, Senin (25/9).

Unggul juga menjelaskan, Aris diusung oleh partai besar yakni PDIP. PDIP sendiri merupakan partai dengan perolehan kursi terbanyak yakni 16 atau 311.540 suara. Tapi kampanye Aris tak mendokrak popularitasnya. Ia keok dengan pasangan dari PKB yakni Mardjoko dan Achmad Husein.

Aris sendiri mendapat nomor urut 4 dan hanya mendapat suara 96.493 atau 10.92 persen kalah telak dengan Mardjoko yang mendapat suara 321.106 atau 36.34 persen.

"Meski diusung partai besar Aris kalah. Perolehan suaranya paling buncit," ujar Unggul.

aris wahyudi

Saat mencalonkan diri, dari data KPU Banyumas, Aris beralamat kantor dan rumah di Jalan Suwatio Nomor 8 Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan. Saat merdeka.com, mendatangai alamat tersebut, diketahui Aris hanya mengkontrak pada tahun 2008 saat dia mencalonkan diri.

Saat ini tempat tersebut telah dikontrak Roni, sebagai toko bangunan. Roni membenarkan memang Aris Wahyudi pernah mengkontrak dan meninggalkan sejumlah alat peraga kampanye (APK). Ia juga pernah mendengar cerita bahwa Aris meninggalkan sejumlah persoalan di kontrakan tersebut mulai tidak membayar listrik dan air sampai kaca rumah yang pecah.

"Memang Aris pernah kontrak di sini. Poster kampanyenya masih ada. Dulu saat pertama kali saya kontrak sempat diwanti-wanti agar disipilin bayar air dan listrik karena pengkontrak sebelumnya justru nunggak. Kalau alat-alat kampanye sudah saya buang, hanya sebatas itu yang saya tahu," tukas Roni.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP