Pascapenyerangan Gereja Lidwina, Uskup Agung kunjungi rumah Buya Syafi'i
Merdeka.com - Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubyatmoko Pr berkunjung ke kediaman Buya Syafi'i Maarif, Senin (19/2). Uskup Agung Semarang ini datang bersama Rm Paroki Kemetiran, Yohanes Dwi Harsanto, Ketua Komisi KKPKC Keuskupan Agung Semarang, Rm FX Hendra Wijayanto, beserta beberapa anggota rombongan lainnya.
Rombongan Uskup Agung Semarang ini ditemui langsung oleh Buya Syafi'i Maarif. Rombongan berbincang santai dengan Buya selama hampir satu jam. Uskup Agung Semarang, Rubyatmoko menyampaikan dirinya dan rombongan sengaja datang ke rumah Buya Syafi'i Maarif terkait dengan penyerangan Gereja Santa Lidwina di Sleman pada Minggu (11/2) yang lalu.
Menurut Rubyatmoko, Buya memiliki peran penting dalam menjaga kondisi Gereja Santa Lidwina pascaserangan. "Beliau spontan cepat tanggap menenangkan semuanya untuk tidak menjadi emosional, tidak terpancing. Masyarakat menjadi tenang, bahkan muncul persaudaraan yang kuat," ujar Rubyatmoko seusai bertemu dengan Buya.
Rubyatmoko menerangkan pihaknya menganggap bahwa Buya sebagai sosok guru dalam kehidupan bersama dan bermasyarakat. Rubyatmoko juga menambahkan situasi yang sempat resah pascapenyerangan Gereja Santa Lidwina telah merada.
Dia berpesan dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mencoba berkembang bersama. Selain itu juga masyarakat diharapkan bisa berusaha dalam kebersamaan.
"Bahwa bangsa kita harus padu dan supaya NKRI kuat. Dan juga hak kebebasan sungguh-sungguh mendapat perlindungan," ungkap Rubyatmoko.
Sedangkan Buya Syafi'i mengaku bersyukur bisa mendapatkan kunjungan dari Uskup Agung Semarang. Buya merasa dirinya hanyalah sekrup kecil dari republik Indonesia yang majemuk ini.
"Apapun risikonya, saya siap dihujat. Mudah-mudahan pelaku (penyerangan Gereja) sadar," tutup Buya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya