Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pascalongsor & Banjir, Mensos Prediksi Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Meningkat

Pascalongsor & Banjir, Mensos Prediksi Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Meningkat Juliari P Batubara. ©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Menteri Sosial Juliari P Batubara memprediksi akan banyak keluarga-keluarga miskin baru, pasca bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

"Terutama di (kecamatan) Sukajaya itu cukup parah. Di sana saya rasa perlu harus difokuskan untuk penanganannya," kata Juliari saat mengunjungi Panti Sosial Sosial Bina Grahita, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (20/1).

Kementerian Sosial juga menunggu pengajuan apapun yang diperlukan Kabupaten Bogor. Namun, pemerintah daerah setempat belum selesai dalam melakukan pendataan.

"Kan pendataan juga belum siap. Kita siap bantu kok. Apapun yang diminta kita siap, tergantung Pemkab Bogor minta apa," ujarnya.

Termasuk dengan penambahan Program Keluarga Harapan (PKH). Karena menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada warga yang kehilangan harta benda hingga harus bergantung pada bantuan pemerintah.

"Mungkin kan ada juga yang jatuh miskin. Itu tanggung jawab kita. Baik pemda dan kemensos. Untuk anggaran PKH kita bisa atur, selama memang ada data yang akurat dan Pemkab Bogor," jelasnya.

Pemkab Bogor sendiri memperpanjang masa tanggap darurat bencana hingga 30 Januari 2020. Alasannya, masih ada beberapa akses jalan di wilayah Kecamatan Sukajaya, tertimbun material longsor, serta untuk melakukan validasi data korban terdampak bencana dan infrastruktur yang rusak.

"Pendataan setiap hari on progress. Jadi kami sudah kumpulkan kepala desa yang wilayahnya terkena bencana untuk melakukan pendataan, segera kita selesaikan dalam satu pekan ini," kata Wakil Bupati Kabupaten Bogor Iwan Setiawan.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP