Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pantura Jawa Tengah siaga darurat banjir

Pantura Jawa Tengah siaga darurat banjir Ilustrasi Banjir. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Jalur pantai utara Jawa, terutama yang berada di wilayah Jawa Tengah, kini berstatus siaga darurat. Status tersebut ditetapkan seiring terjadinya banjir di beberapa daerah.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana menyebut banjir dengan ketinggian bervariasi telah menerjang Jalan Raya Kaligawe Semarang, sebagian wilayah Kabupaten Kudus, Jepara dan Pati.

Sarwa mengatakan banjir di Kaligawe akibat limpahan air laut ke daratan. Selain itu, tingginya curah hujan yang terjadi hampir sepekan terakhir diperparah dengan dampak gerhana bulan total belum lama ini.

"Tetapi kami sudah mengupayakan minta bantuan kepada Kementerian PUPR karena dari total 16 pompa, ada beberapa unit yang tidak mampu mengatasi banjir di Kaligawe. Dampak paling parah di bawah fly over dan Polsek Genuk," katanya, Selasa (6/2).

Sarwa menjelaskan kerusakan pompa air akibat terlalu lama terendam banjir. Banjir bandang, juga melanda Mangkang Timur, Semarang, akibat limpasan Sungai Beringin.

Salah satu yang terparah adalah warga satu desa di Kudus terendam banjir akibat tanggul Kali Piji jebol. Petugas saat ini sedang berupaya memperbaiki tanggul dengan menggunakan karung pasir. "Mudah-mudahan bisa dilakukan penutupan pada hari ini," jelasnya.

Di Jepara, banjir merendam sejumlah kelurahan dan kecamatan mulai Kalinyamatan, Mayong, dan Kawedan. Hal serupa juga terjadi di Pati.

Dia menuturkan, banjir dipicu fungsi drainase yang buruk. "Kita tetapkan status siaga darurat dan untuk saat ini kami sedang berkoordinasi dengan BBWS dan PSDA untuk mengatasi banjir di lokasi tersebut."

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP