Pantau PTM di UNS Surakarta, Gibran Minta Mahasiswa Segera Vaksinasi Tahap 2

Rabu, 8 September 2021 16:37 Reporter : Arie Sunaryo
Pantau PTM di UNS Surakarta, Gibran Minta Mahasiswa Segera Vaksinasi Tahap 2 Tri Rismaharini dan Gibran Rakabuming di pembukaan Sentra Kreasi Atensi. ©2021 Merdeka.com/Ar

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu (8/9). Kunjungan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini merupakan kali ketiga dan bertemu dengan Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho selama tiga pekan berturut-turut.

Ada tiga fakultas yang didatangi Gibran, yaitu Fakultas Kedokteran (FK) UNS, Fakultas Hukum (FH) UNS, dan Fakultas Ekonomi dam Bisnis (FEB) UNS. Gibran didampingi Jamal Wiwoho dan dekan dari masing-masing fakultas.

Saat datang ke FK UNS, Gibran meninjau pelaksanaan donor darah dan skrining penyintas Covid-19 di Gedung Aula FK UNS. Di sana, ia menyapa dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menjalani donor darah.

Usai mengunjungi FK UNS, ia yang datang seorang diri, meninjau pelaksanaan PTM di FH UNS dan FEB UNS. Saat tiba di FEB UNS, ia menyapa dan berbincang dengan dosen dan mahasiswa yang berada di dalam ruang perkuliahan.

Ia juga menyapa mahasiswa semester satu FEB UNS yang sedang mengikuti perkuliahan Pengantar Ekonomi Makro melalui Zoom Cloud Meeting.

Sembari bersenda gurau, ia menanyakan kabar dan daerah asal dari masing-masing mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara daring. Gibran mengapresiasi semangat belajar dari mahasiswa yang hadir di ruang perkuliahan dan yang menyimak melalui Zoom Cloud Meeting.

"Hari ini saya ditemani Pak Rektor dan Pak Dekan berkunjung ke FK, FH, dan FEB. Saya lihat ini Prokes di UNS sudah sangat ketat sekali. Saya lihat mahasiswa-mahasiswinya semangat semua dan online juga semangat dari luar kota," katanya.

Ia juga meminta mahasiswa UNS yang berasal dari luar Solo Raya yang sudah disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 untuk segera mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

Tujuannya, agar jika sewaktu-waktu PTM UNS sudah dibuka secara bertahap dan level PPKM di Kota Solo sudah turun ke level 2 atau 1, mereka dapat langsung datang.

"Dan yang belum divaksin tidak perlu takut karena yang namanya vaksin itu untuk kekebalan komunal atau kelompok. Kalau kiri kanannya divaksin tujuannya biar terlindungi," katanya.

Sementara Jamal menyampaikan, digelarnya PTM di UNS didasarkan atas keinginan wali kota yang tidak ingin mahasiswa merasakan learning loss terlalu lama.

Mahasiswa UNS, kata Jamal, sudah 1,5 tahun lebih menjalani perkuliahan secara daring yang membuat mereka sudah tidak sabar untuk datang ke kampus.

Perkuliahan secara daring juga menyebabkan dosen mengalami kesulitan untuk menyampaikan materi secara langsung kepada mahasiswanya.

"Membicarakan PTM bersama Mas Gibran Wali Kota yang enerjik. Kehidupan kampus dicoba bertahap dan bersyarat. Kan sudah 1,5 tahun kalau kita silaturahmi kemudian bagaimana caranya mengimplementasikan PTM ini," tutur Jamal.

Salah satu mahasiswa yang sedang mengikuti PTM di FEB UNS, Bintang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada UNS yang sudah berani menggelar PTM.

Baginya, perkuliahan secara langsung di kampus, membuatnya cepat memahami materi yang disampaikan langsung oleh dosen, khususnya untuk materi hitung-hitungan.

"Jujur enggak nyangka Mas Gibran datang. Saya juga senang karena akhirnya bisa datang ke kampus karena kalau online sering canggung dan berasa ada batas atau jarak dengan dosen," kata mahasiswa semester satu asal Sragen ini. [cob]

Baca juga:
Wapres Tinjau PTM Terbatas di Jakarta, Ingatkan Terus Lakukan Evaluasi
Jember PPKM Level 2, SD dan SMP Siap Gelar PTM
Tahun Ajaran Baru Bantu Ungkit Ekonomi Kuartal III 2021
Jelang PTM Terbatas di Depok, Orang Tua Masih Ada Tak Izinkan Anak Kembali ke Sekolah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini