Mulai 12 April, Penumpang di Jember Tidak Pakai Masker Dilarang Naik Kereta

Selasa, 7 April 2020 20:51 Reporter : Muhammad Permana
Mulai 12 April, Penumpang di Jember Tidak Pakai Masker Dilarang Naik Kereta Penumpang kereta api di Jember. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mulai awal pekan ini, pemerintah mulai mengubah anjuran terkait penggunaan masker dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Yakni masyarakat baik yang sehat maupun sakit, diimbau untuk menggunakan masker, meski masker kain. Adapun masker medis, hanya dianjurkan untuk tenaga medis.

Imbauan penggunaan masker bagi masyarakat umum terutama dilakukan saat bepergian di luar rumah. Menindaklanjuti hal tersebut, PT KAI Daop 9 Jember mewajibkan para pengguna jasa KA yang berada di stasiun maupun hendak bepergian menggunakan KA untuk selalu menggunakan masker.

"Aturan wajib penggunaan masker ini akan mulai berlaku sejak 12 April mendatang. Jika nanti ada penumpang yang tidak menggunakan masker saat proses boarding, akan kami larang untuk naik kereta api," ujar Mahendro Trang Bawono, Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (7/4).

Namun bagi penumpang yang ditolak naik tersebut, PT KAI mengeluarkan kebijakan mengembalikan bea tiketnya secara utuh. KAI sejak beberapa pekan yang lalu sudah menginstruksikan penggunaan masker bagi internal karyawan. Mereka diminta menggunakan Masker, baik di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api.

"Supaya efektif menekan penyebaran Covid-19, kami mewajibkan juga para pengguna jasa untuk mematuhi anjuran pemerintah tentang penggunaan masker ketika di luar rumah," beber Mahendro.

Selain itu, PT KAI Daop 9 Jember juga sudah melakukan beberapa upaya pencegahan dan antisipasi untuk turut berperan menekan penyebaran virus asal Wuhan tersebut. Di antaranya yang terutama adalah dengan pembatasan kapasitas penumpang pada rangkaian KA.

"Sejak 2 April, semua kereta api baik itu jarak jauh, menengah, maupun lokal dibatasi secara sistem hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," jelas Mahendro.

Sebelumnya PT KAI Daop 9 Jember juga telah membatalkan 4 perjalanan KA akibat penurunan jumlah penumpang secara tajam.

"Tetapi kami tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi kereta api dengan standar protokol pencegahan Covid-19 yang telah diterapkan pemerintah," ujar Mahendro. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini