Motif HS Bikin Ancaman Penggal Kepala Presiden Jokowi

Rabu, 15 Mei 2019 13:20 Reporter : Ronald
Motif HS Bikin Ancaman Penggal Kepala Presiden Jokowi Pria ancam penggal Jokowi ditangkap. ©Istimewa

Merdeka.com - Polisi terus mendalami keterangan Hermawan Susanto alias HS (25) terkait ancamannya akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Pada pemeriksaan awal, HS mengaku berkata demikian lantaran emosi.

"Jadi motif yang dilakukan HS itu dia emosi menyampaikan ucapan tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Meskipun demikian, penyidik tak serta-merta memercayai pernyataan tersebut. Penyidik akan mempelajarinya dan memanggil saksi ahli.

"Akan kita pelajari. Ada saksi ahli dan sebagainya, kemudian melihat durasi dia mengucapkan bagaimana posisi dia mengikuti kamera," ujar Argo.

Sebelumnya, pihak kepolisian akhirnya melakukan penangkapan terhadap pemuda yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat unjuk rasa depan Bawaslu, Jumat (10/5) lalu. Pelaku berinisial HS, yang diamankan di Parung, Bogor, Jawa Barat.

"Iya kita sudah amankan. Ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Minggu, Tanggal 12 Mei 2019, pukul 08.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Merdeka.com, Minggu (12/5).

Kata Argo, pelaku yang kelahiran Jakarta, tanggal 8 Maret 1994 dan beralamat di Palmerah Barat, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmer telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman, pembunuhan terhadap kepala negara.

"Pengancaman, pembunuhan terhadap presiden RI dengan mengucapkan kata-kata yang tak pantas, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE," kata Argo. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini