Misbakhun sebut ada perbedaan pendapat dalam tubuh KPK soal kasus Century

Senin, 16 April 2018 20:30 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Misbakhun. ©2017 merdeka.com/rendi perdana

Merdeka.com - Politikus Golkar Mukhamad Misbakhun menilai ada perbedaan pendapat dalam tumbuh internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus Bank Century. Diketahui dalam putusan Pengadilan Negeri yang memerintahkan KPK melanjutkan kasus bailout Bank Century dan menetapkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono sebagai tersangka.

"Sebenarnya di internal KPK terjadi pertarungan-pertarungan, ini dinaikkan atau tidak. Dan kita harus berani mengambil posisi untuk memberikan dorongan, dan dukungan kepada KPK untuk tuntaskan kasus ini," kata Misbakhun di Hotel Century, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

Dia juga menjelaskan pihak KPK seharusnya mengambil kesempatan untuk mengusut kasus Century agar naik kelas. Dan bisa cepat memproses kasus tersebut.

"Kita sampaikan, mau naik kelas apa tidak KPK ini, kita kasih kesempatan, dan ini sebenarnya kesempatan paling baik bagi KPK untuk menaikkan kelas dan leverage," ungkap dia.

Kemudian dia juga menjelaskan putusan tersebut sudah menjadi jalan untuk KPK agar membongkar orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Dia juga menegaskan tidak hanya Budi Mulya yang melakukan. Dia pun yakin ada beberapa petinggi lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Tidak dalam logika hukum kita menikmati sendiri, mengambil tanda tangan sendiri, mengatur semua proses bernegara sendiri. Tidak mungkin," tegas dia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini