Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mimpi Wali Kota Jadikan Koperasi Sebagai Suksesi UMKM di Tanah Air

Mimpi Wali Kota Jadikan Koperasi Sebagai Suksesi UMKM di Tanah Air Wali kota Malang diksusi soal Koperasi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Koperasi diharapkan bisa berkembang dan merambah sampai unit-unit usaha. Namun nyatanya, kondisi tersebut belum bisa dirasakan di sejumlah daerah di Indonesia.

Seperti di Kota Malang misalnya. Sebagian besar koperasi masih berkutat dengan kegiatan simpan pinjam dan beberapa di antaranya digunakan rentenir untuk menjerat masyarakat.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan koperasi harus dikuatkan sebagai pondasi perekonomian masyarakat. Koperasi harus dikembangkan di unit-unit kegiatan usaha masyarakat.

"Koperasi sebagai pondasi perekonomian masyarakat harus dikuatkan. Ini sejalan dengan program kami yang saat ini fokus bagaimana agar ekonomi kemasyarakatan bisa tumbuh melalui skema peningkatan UMKM dan penyehatan koperasi," kata Sutiaji di acara Workshop Manajemen Penilaian Kesehatan Koperasi di Hotel Regents Park Kota Malang, Senin (12/11).

Sutiaji menegaskan, penguatan koperasi dengan merambah unit usaha merupakan upaya agar perputaran uang di dalam lembaga itu tidak statis. Jika diterapkan dengan baik, maka akan semakin banyak masyarakat gemar dan tertarik menitipkan dananya pada koperasi. Sehingga ekonomi masyarakat dapat berjalan.

"Arus perputaran uang koperasi ini dari dan untuk anggota. Karena itu mendatang koperasi harus sehat. Bagaimana caranya ya dengan memperbaiki administrasi, menaikkan SHU dan RAT dengan begitu koperasi bisa sehat dan berkembang," bebernya

Dia berharap pada masa mendatang koperasi bisa menjadi suksesi dari kegiatan UMKM. Artinya, setiap UMKM harus memiliki basis koperasi sebagai sarana penopang pendanaan sehingga dengan skema ini perekonomian masyarakat semakin kuat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang, Tri Widyani, menyampaikan kegiatan workshop kali ini diadakan karena masih ada banyak koperasi yang belum mencapai derajat sehat di Kota Malang.

Data Dinas Koperasi dan UMKM menyebut, Kota Malang memiliki 700 koperasi dan 50 persen di antaranya dalam kategori aktif. Sedangkan yang masuk dalam kategori sehat hanya berjumlah puluhan saja.

"Kita harus kerja keras dalam hal ini. Harapannya koperasi sehat itu nantinya jika pengurus dan pengawasnya tersertifikasi dan saat ini masih beberapa koperasi saja yang memiliki hal itu," ucap Tri Widyani.

Dijelaskan, upaya agar koperasi bisa menjadi sehat dan memiliki unit usaha serta mampu mengembangkan aset terus dilakukan oleh pihaknya. Salah satu yang kini dijadikan contoh adalah Koperasi RSUD Syaiful Anwar yang dianggap sukses dan mampu mengembangkan unit usahanya.

"Memang harapan kami ke depan koperasi tidak sekadar urusan simpan pinjam saja tetapi mampu bersaing dalam meningkatkan unit usaha," kata Sutiaji.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP