Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Khofifah desak Polri tindak pelaku kasus persekusi

Menteri Khofifah desak Polri tindak pelaku kasus persekusi Khofifah diperingatan Isra Mi'raj. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai tindakan kepada korban persekusi, PMA (15) dan keluarga, sangat berlebihan dan tidak pantas. Apalagi umur korban masih anak-anak. Pihaknya juga mendesak Polri segera mengusut kasus tersebut.

"Kalau memang ada keberatan silakan lapor kepada pihak berwenang, tidak lantas main hakim sendiri. Indonesia ini negara hukum," kata Khofifah dalam keterangannya, Jumat (2/6).

Khofifah juga berharap peristiwa serupa tak terulang. Dia meminta masyarakat untuk saling menghargai dan toleransi satu sama lain, agar hubungan harmonis antar warga masyarakat dan lingkungan bisa terjaga.

Di samping itu, dia mengaku telah menyiapkan rumah aman (safe house) untuk PMA dan keluarga jika Polda Metro Jaya merujuknya ke Kementerian Sosial. Ada beberapa opsi tempat bisa ditempati korban dan keluarga.

Khofifah menjamin opsi tempat tersebut aman dan nyaman untuk ditempati. "Sampai kondisi psikis Mario dan keluarga pulih dari trauma dan merasa aman kembali ke lingkungan," ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Khofifah, telah menyiapkan tim layanan dukungan psikososial guna memberikan trauma healing dan trauma konseling, terutama bagi PMA usai mengalami kekerasan fisik dan verbal secara langsung. "Kapanpun diminta kami siap, namun sebelumnya ada proses assesment terhadap Mario," terangnya.

Sebelumnya, beredar video viral aksi kekerasan sejumlah pria yang diduga anggota Front Pembela Islam (FPI), terhadap PMA. Dalam video berdurasi 11.22 menit tersebut, memperlihatkan korban diinterogasi dan sempat dipukul sekelompok orang. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP