Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri BUMN Sahkan Kelas Khusus Perkeretaapian SMK di Banyuwangi

Menteri BUMN Sahkan Kelas Khusus Perkeretaapian SMK di Banyuwangi Kunjungan Menteri BUMN ke Sekolah Vokasi Binaan dan Kelas Industri PT Industri Kereta Api. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri BUMN Rini Soemarmo mengesahkan kerjasama PT Industri Kereta API (INKA) untuk membuka jurusan perkeretaapian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur, 2 di antaranya dibuka di Banyuwangi. Jurusan perkeretaapian, ditargetkan bisa menguatkan tenaga terampil untuk dipekerjakan di pabrik kereta INKA Banyuwangi.

Rini mengatakan, pembangunan tahap kedua pabrik INKA terbesar se-Asia Tenggara di Banyuwangi bakal tuntas pada Agustus 2020. Pabrik INKA yang dibangun di lahan seluas 82 hektare bakal menyerap 5000 tenaga kerja, dan 70 persennya merupakan pekerja dari lokal.

bumn ke sekolah vokasi binaan dan kelas induistri pt industri kereta api©2019 Merdeka.com

"Ini salah satu impian saya, BUMN bisa merangkul SMK, agar bisa kerja di BUMN. Ini salah satu kereta Industri di mana Indonesia bisa unggul. Jadi kebanggaan karena ini pabrik terbesar di Asean, semoga banyak hasil ekspor di pabrik ini," kata Rini di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, yang menjadi salah satu sekolah pilihan membuka jurusan perkeretaapian, Rabu (17/7).

Rini mengatakan, para siswa dan sekolah bisa segera menyiapkan diri untuk belajar dan melamar ke INKA. Sebab, katanya, setelah proyek pembangunan INKA Banyuwangi selesai maka sudah siap menyerap tenaga kerja.

bumn ke sekolah vokasi binaan dan kelas induistri pt industri kereta api©2019 Merdeka.com

"Saya minta kepala sekolah menyiapkan anak didiknya, mulai ngelamar, karena sebelumnya harus training di INKA Madiun selama tiga bulan. Kita harapkan pabrik ini cepat beroperasi. Targetnya tahun depan sebelum hari ulang tahunnya Inka. Agustus selesai, Insyaallah sudah bisa diterima kerja di sana," kata Rini.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro juga menandatangani kesepakatan kerjasama dengan 2 Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi, yakni SMK 1 Glagah dan SMK Cordova.

bumn ke sekolah vokasi binaan dan kelas induistri pt industri kereta api©2019 Merdeka.com

"Jadi Adek-adek yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi bisa langsung ikut, kalau lulus nanti bisa training di INKA Madiun. Insyaallah siswa SMKN 1 Glagah yang mendapat bimbingan dari INKA bisa lolos tes," kata Budi.

Dalam kerjasama ini, di SMK bakal ada penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri manufaktur, mulai dari penyediaan guru, instruktur, sarana prasarana praktikum, pemagangan industri bagi guru, uji Kompetensi keahlian dan penyiapan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur.

bumn ke sekolah vokasi binaan dan kelas induistri pt industri kereta api©2019 Merdeka.com

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Glagah, Panuri mengatakan, ada dua jurusan di sekolahnya yang ditunjuk untuk mendalami kelas khusus perkeretaapian, yakni teknik mesin dan las.

"Kalau yang lain pakai kurikulum nasional, kalau yang ini sesuai dengan industri terkait. Nanti akan dipilih di satu kelas, akan ada seleksi kolaborasi dengan PT INKA," ujar Panuri. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP