Mensesneg Luruskan Pernyataan Jubir Presiden soal Warga Boleh Mudik Lebaran

Kamis, 2 April 2020 21:42 Reporter : Merdeka
Mensesneg Luruskan Pernyataan Jubir Presiden soal Warga Boleh Mudik Lebaran Jokowi Konpres Revisi UU KPK. ©2019 Liputan6.com/HO/Kurniawan

Merdeka.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno meluruskan pernyataan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman yang menyatakan masyarakat boleh mudik lebaran Idul Fitri 2020. Rilis itu disampaikan Fadjroel usai Presiden Jokowi melakukan rapat terbatas membahas arus mudik.

Dalam rilis itu, Fadjroel menyebut bahwa Jokowi membolehkan mudik dengan syarat masyarakat harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Pratikno menilai ucapan Fadjroel itu kurang tepat.

"Yang benar adalah, pemerintah mengajak dan berupaya keras agar masyarakat tidak perlu mudik," ucap Pratikno kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Selain itu, Pratikno menuturkan pemerintah juga menyiapkan sejumlah bantuan sosial yang diperbanyak penerima manfaatnya dan diperbesar nilainya. Bantuan ini akan diberikan kepada masyarakat lapisan bawah yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

"Hal ini sejalan dengan keputusan Presiden tentang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Jaga jarak aman, dan ikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19," jelas dia.

Rilis itu pun telah diperbarui Fadjroel Rachman yang judulnya diganti menjadi 'Pemerintah Imbau Tidak Mudik Lebaran, Bansos Dipersiapkan Hadapi Covid-19'. Awalnya, rilis yang dikirim Fadjroel ke wartawan berjudul 'Mudik Boleh, Tapi Berstatus Orang Dalam Pengawasan'. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini