Menko Luhut minta kalau tak ngerti soal penanganan gempa Lombok jangan nyinyir

Rabu, 29 Agustus 2018 19:09 Reporter : Purnomo Edi
Menko Luhut minta kalau tak ngerti soal penanganan gempa Lombok jangan nyinyir Rapat koordinasi pemerintah dan pemerintah daerah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah saat ini tengah merekonstruksi pembangunan rumah dan infrastruktur yang rusak setelah gempa di Lombok. Luhut menjelaskan rekonstruksi ini akan mulai efektif dilakukan pada 1 September mendatang.

"Sesuai arahan Presiden, by name by addres setiap orang yang menerima bantuan. Ada hampir 70 ribu rumah lebih akan menerima Rp 50 juta. Nanti harga dikontrol agar tidak dimark up orang lain," ujar Luhut saat Rakopusda di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Rabu (29/8).

Luhut mengatakan, selain fokus pada proses rekonstruksi, pemerintah juga akan fokus pada pemulihan kondisi psikologis warga yang terdampak gempa Lombok. Luhut mengungkapkan dari keterangan Wakil Gubernur NTB diketahui jika banyak warga yang masih trauma. Sehingga nantinya pemerintah akan melakukan pendampingan.

"Memang butuh waktu. Sampai sekarang (warga) masih trauma. Jadi jangan kita orang yang nggak ngalami banyak berkomentar," terang Luhut.

Luhut juga menjelaskan alasan kenapa gempa Lombok tak ditetapkan sebagai bencana nasional. Menurutnya, jika pemerintah menetapkan status bencana nasional akan berdampak pada kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

"Kenapa tidak bencana nasional? Jika status itu (bencana nasional) diterapkan maka negara lain akan berlakukan travel warning kunjungannya ke Indonesia. Itu pengalaman kita di Bali," ungkap Luhut.

Luhut meminta agar tak banyak pihak yang nyinyir tentang kebijakan pemerintah terkait penanganan gempa di Lombok. Meskipun demikian Luhut memersilakan jika ada pihak yang ingin mengkritik kebijakan pemerintah.

"Jadi sekali lagi kalau saya boleh ngomong, kalau nggak ngerti jangan nyinyir. Tapi kalau kasih kritik saya kira bagus. Kritik itu kami terima juga dan kami jelaskan. Jadi penanganan di Lombok sudah mulai jalan," tutup Luhut. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini