Mendagri Sarankan Masker dan Hand Sanitizer Dijadikan Alat Peraga Kampanye

Jumat, 4 September 2020 20:27 Reporter : Merdeka
Mendagri Sarankan Masker dan Hand Sanitizer Dijadikan Alat Peraga Kampanye Mendagri Tito Karnavian. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong para calon kepala daerah menjadikan masker, sarung tangan, hand sanitizer, dan face shield atau pelindung wajah sebagai alat peraga kampanye. Menurut dia, hal tersebut akan lebih berguna dan efektif dalam menekan penularan virus corona (Covid-19).

"Masker, hand sanitizer, dan sabun kami usulkan masuk dalak alat peraga. Sehingga akan terjadi pembagian masker yang banyak dan masker nanti bisa dituliskan nama paslon, gambar paslon, pilih nomor sekian," kata Tito dalam konferensi pers di Youtube Kemendagri RI, Jumat (4/9/2020).

Selain itu, Tito mengingatkan soal pembatasan jumlah peserta dalam pertemuan terbatas atau rapat umum. Sebab, hal ini dinilai dapat mengurangi potensi terjadinya penularan Covid-19.

Adapun berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 tahun 2020, dijelaskan bahwa jumlah peserta dalam pertemuan terbatas maksimal 50 orang. Sementara, untuk rapat umum dibatasi maksimal 100 orang.

"Potensi-potensi yang bisa menjadi penyebaran, misalnya kerumunan massa, itu betul-betul dibatasi. Maka sudah diatur dalam PKPU misalnya rapat terbatas, rapat umum misalnya. Terbatasnya 50 orang, umumnya 100 orang, tetap menjaga jarak, memakai masker, dan lain-lain (sesuai) protokol Covid-19," jelas Tito.

Baca Selanjutnya: Lebih lanjut dia berharap penyelenggaraan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini