Mayoritas warga DKI anggap nonton debat cagub sangat penting
Merdeka.com - Debat terakhir tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tinggal menunggu beberapa jam lagi. Berdasarkan hasil survei Indikator menunjukkan 43 persen masyarakat menilai sangat penting untuk menyaksikan debat.
Direktur eksekutif Indikator, Baharudin Muhtadi memaparkan sejak debat pertama diselenggarakan, Jumat (13/1) sampai debat kedua (27/1) warga sangat menanti proses debat terhadap tiga pasangan calon.
"44 Persen warga menilai debat itu sangat penting dan 43 persen warga menilai debat itu cukup penting. Jadi mayoritas warga menilai cukup atau sangat penting acara debat Cagub 87 persen," ujar Baharudin di kantor Indikator, Jumat (10/2).
Bahkan 53 persen warga Jakarta menyaksikan acara debat kedua. Hal ini, imbuh Baharudin, sebagai indikasi dan proses penting bagi warga Jakarta dalam memilih dan menentukan pemimpin untuk 5 tahun kedepan.
Akan tetapi, Baharudin mengatakan adanya proses debat memberikan efek kurang baik terhadap pasangan nomor urut 1 Agus Harimurthi Yudhoyono-Sylviana Murni. Dia menyebutkan dukungan warga Jakarta ke Agus-Sylvi setelah menyaksikan debat tahap 1 dan 2 malah rendah.
"Efek menonton acara debat positif kepada Ahok-Djarot, dukungan Agus-Sylvi lebih rendah pada kelompok yang pernah menyaksikan acara debat. Sementara dukungan Anies-Sandi menguat pada kelompok yang menyaksikan acara debat pada tanggal 27 Januari lalu," tukasnya.
Dalam menyampaikan gagasan dan pendapatnya, Agus hanya meraih 15 persen, Anies 37 persen sedangkan Ahok 45 persen. Sedangkan jika dilihat berdasarkan program kerja Ahok jauh unggul dari Agus yang meraih dukungan sebesar 54 persen sedangkan Agus hanya meraih 11 persen.
Seperti diketahui, hari ini Indikator merilis survei elektabilitas terhadap tiga Paslon. Hasilnya, pasangan Cagub dan Cawagub Ahok-Djarot sebagai urutan pertama dalam tingkat elektabilitasnya dengan meraih dukungan 39 persen disusul Anies-Sandi dengan perolehan dukungan 35.4 persen dan Agus-Sylvi 19.4 persen.
Survei yang dilakukan Indikator menggunakan metode stratified systematic random sampling dengan melibatkan 1000 responden meski hanya 621 responden yang berhasil diwawancarai. Survei ini dilakukan sejak 2-8 Februari dengan tingkat kesalahan survei atau disebut margin of error sebesar 4.0 persen. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya