Mandi Hujan, Bocah 3 Tahun di Palembang Hilang Terseret Arus di Bendungan

Sabtu, 9 Mei 2020 02:05 Reporter : Irwanto
Mandi Hujan, Bocah 3 Tahun di Palembang Hilang Terseret Arus di Bendungan Bocah 3 tahun terseret ke bendungan. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Asyik mandi air hujan, bocah tiga tahun bernama Muhammad Al Mahesa Alfikri terseret dan tenggelam di bendungan. Hingga kini korban belum juga ditemukan oleh petugas gabungan.

Kejadiannya ketika korban bermain dengan kakak dan teman-temannya ketika hujan di pinggir bendungan Sungai Baung tak jauh dari rumahnya neneknya di Jalan Dwikora II, Gang Raja Sakti, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Jumat (8/5) siang. Tiba-tiba korban terseret ke gorong-gorong dengan arus air yang deras lalu hanyut ke dam.

Kakak korban pulang dan memberitahu kepada ibunya. Warga pun melakukan pencarian dan dibantu tim gabungan namun hasilnya masih nihil.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Hery Marantika mengatakan, pihaknya menurunkan tim rescue terdiri dari tujuh personel untuk melakukan pencarian korban. Juga mengerahkan satu unit Rescue Carrier, dua set peralatan selam, satu unit rubber boat, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan medis dan peralatan evakuasi.

"Personel masih berada di lokasi melakukan pencarian korban, mohon doanya agar korban segera ditemukan," kata dia.

Dia mengimbau orang tua mengawasi aktivitas anaknya ketika di luar rumah terlebih ketika musim hujan. Hal itu untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

"Kami minta anak-anak dilarang main di luar rumah saat hujan turun, itu membahayakan jiwa mereka," pungkasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini