Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Mabes Polri Pastikan Proses Hukum Kades di Jateng Terkait Dugaan Pemotongan Dana Aspirasi
Mabes Polri Pastikan Proses Hukum Kades di Jateng Terkait Dugaan Pemotongan Dana Aspirasi

Mabes Polri Pastikan Proses Hukum Kades di Jateng Terkait Dugaan Pemotongan Dana Aspirasi

Bupati Karanganyar Rober Christanto sempat membantah pemanggilan para kades terkait dugaan korupsi

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan bahwa kasus para kepala desa (Kades) dengan dugaan pemotongan dana aspirasi desa anggaran 2020-2022 dan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, telah diproses oleh Polda Jawa Tengah.



"Itu sudah di proses sama Polda Jateng. Itu sudah ada laporan tiap bulan akhir," 
kata Sandi kepada wartawan di Bareskrim Polri, Selasa (5/12).

merdeka.com

Di kesempatan yang berbeda, Bupati Karanganyar Rober Christanto mengungkapkan bahwa pemanggilan para Kades tidak ada kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi.


"Bukan terkait dugaan korupsi dana aspirasi. Rasanya tidak ada, cuma untuk evaluasi saja. Untuk kelengkapan dan yang lain saja. Semuanya sudah dijalankan, saya cek ke bawah, nggih, dengan baik," ujarnya, Senin (27/11).

Mabes Polri Pastikan Proses Hukum Kades di Jateng Terkait Dugaan Pemotongan Dana Aspirasi

Rober memastikan bahwa para kepala desa akan mengikuti proses sesuai prosedur di kepolisian. Ia juga menyampaikan, pemanggilan akan dijadwalkan ulang.

"Itu kayaknya mau dijadwalkan ulang. Saya belum mendapatkan suratnya," katanya.


Rober mengakui pemanggilan tersebut terkait penggunaan dana belanja desa mulai 2020 hingga 2022.

"Biar tahu saja. Pemanggilan itu kita lakukan setelah adanya aduan dari masyarakat. Terkait dugaan pemotongan dana aspirasi desa anggaran 2020-2022. Ditambah lagi ada sejumlah pekerjaan yang tak sesuai dengan spesifikasi," jelasnya.



Diberitakan sebelumnya, Polda Jateng telah memeriksa 13 orang terkait dugaan penyalahgunaan dana aspirasi yang dikucurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk desa-desa di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Kami kan mendapat aduan dari warga masyarakat banyak sekali. Kemudian dari laporan tersebut kami lakukan pemeriksaan. Ini sudah sejak bulan April 2023," ujar Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio ditemui merdeka.com di Solo, Sabtu (25/11).


"Ini prosesnya sudah berjalan. Ada 13 orang yang terkait di dalamnya kami periksa," sambungnya.

Ketigabelas orang yang diperiksa tersebut, lanjut Kombes Dwi, semuanya merupakan pihak terkait yang diduga terlibat dalam Bankeu Sarpras Provinsi Jateng 2020-2022. Mereka terdiri dari pihak swasta dan instansi. "Untuk kades belum kita periksa. Kerugian juga sedang kami dalami," pungkasnya.

Polisi Tembak Polisi di Cikeas, Ini Kata Jenderal Mabes Polri
Polisi Tembak Polisi di Cikeas, Ini Kata Jenderal Mabes Polri

Sayangnya, Polri belum mengkonfirmasi penyebab dan dengan tindakan apa sampai akhirnya membuat Bripda IDF tewas ditangan dua rekannya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pengungsi Rohingya dan Penolakan Warga Aceh
Pengungsi Rohingya dan Penolakan Warga Aceh

Pengungsi Rohingya kini mendapat penolakan dari warga Aceh. Pemerintah diminta bertindak tegas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Mantan Ketum PP Muhammadiyah Datangi PKS, Dukung Pasangan Anies-Cak Imin
Mantan Ketum PP Muhammadiyah Datangi PKS, Dukung Pasangan Anies-Cak Imin

Pasangan Amin Amin dinilai pilihan tepat dan ideal bagi Indonesia.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Membedah Pengalaman Karier Politik Para Cawapres di Pemilu 2024
Membedah Pengalaman Karier Politik Para Cawapres di Pemilu 2024

Pengalaman kerja dan track record dari setiap pasangan Capres dan Cawapres juga perlu dipertimbangkan

Baca Selengkapnya icon-hand
Nyaris Dimangsa Ramai-Ramai, Penyelam Bikin Konten di Tengah Puluhan Gerombolan Hiu Malah Digigit
Nyaris Dimangsa Ramai-Ramai, Penyelam Bikin Konten di Tengah Puluhan Gerombolan Hiu Malah Digigit

Awalnya Tubagus masih bisa menikmati kebersamaan bersama banyak hiu. Tapi kenapa ada hiu yang menggigit?

Baca Selengkapnya icon-hand
TNI: Datang ke Polrestabes Medan Pakai Baju Loreng, Mayor Dedi Mau Pamer Kekuatan
TNI: Datang ke Polrestabes Medan Pakai Baju Loreng, Mayor Dedi Mau Pamer Kekuatan

Mayor Dedi datangi Polrestabes Medan di berseragam loreng di hari libur.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jadi Tersangka Penistaan Agama, Panji Gumilang Lanjut Diperiksa dan Tidak Langsung Ditahan
Jadi Tersangka Penistaan Agama, Panji Gumilang Lanjut Diperiksa dan Tidak Langsung Ditahan

Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang diperiksa di Bareskrim Mabes Polri.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gagah Tanpa Seragam Dinas, Kapolri Jenderal Sigit Turun ke Taman Ajak Tamu Penting Tanam Pohon
Gagah Tanpa Seragam Dinas, Kapolri Jenderal Sigit Turun ke Taman Ajak Tamu Penting Tanam Pohon

Penanaman pohon tersebut dilakukan guna mempertahankan dan merawat serta melestarikan bumi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Terungkap Penyebab Polusi Udara di Jabodetabek
Terungkap Penyebab Polusi Udara di Jabodetabek

Sejumlah upaya taktis disiapkan guna mengurangi polusi di kawasan Jabodetabek.

Baca Selengkapnya icon-hand