Lapas khusus narapidana narkoba kelas kakap bakal dijaga berlapis
Merdeka.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyiapkan empat lapas khusus narapidana narkoba kelas kakap guna memutus rantai peredaran bisnis narkoba di luar maupun di dalam lapas dan rutan. Sejumlah sarana dan prasarana pun disiapkan Dirjen PAS untuk lapas khusus tersebut.
Salah satunya mengenai proses pengamanan. Rencananya empat lapas itu bakal dijaga tim gabungan personel Ditjen PAS, BNN, dan Kepolisian.
"Pengawasan justru akan berlapis. Dibackup kepolisian dan BNN dengan segala sarana dan prasarana. Pengawasan bersama dan berlapis ini menurut kami lebih besar. Mencegah komunikasi dengan dunia luar. Mudah-mudahan bisa sebulan selesai," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Ma'mun di Dirjen PAS, Rabu (2/8).
Empat lapas itu adalah Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Lapas Langkat, Sumatera Utara, Lapas Batu di Nusakambangan, Jawa tengah, dan Lapas Kasongan di Kalimantan Tengah. Menurut Ma'mun, Ditjen PAS saat ini tengah berkoordasi dengan BNN mengenai penghuni lapas khusus itu.
"Sementara ini ada empat kita putuskan, mekanismenya kita kosongkan dulu. Urutan-urutan, kita pasang sarana prasarana, kemudian SDM, tapi kami usaha secepatnya. Akan bersama dengan BNN dan Polri, baik persoalan pengamanan dan dalam waktu dekat akan koordinasi," ujar dia.
Dirjen PAS optimis lapas khusus itu dapat memutus rantai peredaran dari dalam maupun luar lapas. Proses pemindahan narapidana kasus narkoba ini pun diyakini tak menggangu tahanan lainnya.
"Sebagai contoh Batu, tentu akan kita pindahkan di Nusakambangan. Selama proses tentu ke sana. Mekanisme masih kita pikirkan tapi sudah kita jadwalkan. Karena yang dipentingkan kalimat dikosongkan itu untuk memudahkan penambahan sarana prasarana. Ada penambahan sekat kamar lah. Kita akan lihat yang paling efisien seperti apa," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya