Better experience in portrait mode.
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Lumajang

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Lumajang

Kecelakaan beruntun terjadi di Lumajang, Jawa Timur pada Selasa (14/5/2024).

Insiden tersebut melibatkan 3 kendaraan, dengan satu orang tewas dan 2 orang pelajar SMK mengalami luka serius.

Kecelakaan terjadi saat truk tanpa muatan kehilangan keseimbangan dan menabrak truk muatan batu. Di belakangnya, 2 pelajar mengendarai motor dan menabrak truk di depannya.

Sopir truk tewas, sedangkan 2 pelajar yang patah tulang mendapat perawatan intensif. Sopir truk bermuatan batu tidak mengalami luka. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Eks Penyidik KPK Bela Rossa Purbo yang Dilaporkan ke Dewas Buntut Periksa Hasto: Geledah hingga Penyitaan Kewenangannya

Eks Penyidik KPK Bela Rossa Purbo dalam Penanganan Kasus Harun Masiku

Eks Penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, membela Rossa Purbo dalam penanganan kasus suap Harun Masiku.

Menurut Yudi, tindakan Rossa dalam penggeledahan, pemeriksaan saksi, dan penyitaan sesuai prosedur.

Yudi mempersilakan pihak yang merasa tidak puas dengan penyidikan untuk mengajukan praperadilan atau melapor ke Dewan Pengawas KPK.

Yudi juga meminta agar semua pihak menunggu hasil kerja Satgas Penyidikan KPK yang sedang memburu Harun Masiku.

Geser👉
Bocah Naik Motor Diduga jadi Korban Tabrak Lari Xtrail Hitam, Polisi Turun Tangan

Bocah Naik Motor Jadi Korban Tabrak Lari

Seorang anak kecil menjadi korban tabrak lari di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Jambi.

Bocah lima tahun itu dan ayahnya ditabrak oleh Xtrail berpelat BH 1621.

Anak kecil mengalami luka-luka, sedangkan ayahnya mengalami luka di punggung, tangan, dan kaki.

Polisi sedang mengejar pemilik mobil yang kabur, sementara korban dibawa ke rumah sakit.

Geser👉
Jadi Perantara Uang Korupsi BTS Kominfo ke BPK, Sadikin Rusli Divonis 2,5 Tahun Penjara

Perantara Uang Korupsi BTS Kominfo Divonis 2,5 Tahun Penjara

Sadikin Rusli divonis 2,5 tahun penjara sebagai perantara uang korupsi BTS Kominfo ke BPK.

Hakim menjatuhkan vonis hukuman 2,5 tahun penjara dan denda Rp 150 juta terhadap Sadikin Rusli.

Jaksa sebelumnya menuntut hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta untuk Sadikin Rusli.

Perbuatan Sadikin Rusli menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.

Geser👉
Kapolri Ingatkan Pentingnya Scientific Crime Investigation

Kapolri Ingatkan Pentingnya Scientific Crime Investigation

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti kepada seluruh penyidik untuk mengedepankan pentingnya scientific crime investigation ketika menangani suatu perkara.

Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon menjadi contoh ketika pembuktian awal tidak didukung dengan scientific crime investigation, sehingga menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Kapolri menegaskan kepada seluruh penyidik untuk tidak tergesa-gesa dalam menangani sebuah kasus dan melibatkan para ahli guna membuat penyidikan menjadi transparan dan ilmiah.

Penyidik juga diminta agar proaktif dalam menyampaikan perkembangan kasus kepada masyarakat dan melakukan tindakan tegas terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Geser👉
Prabowo Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri Siang Ini

Prabowo Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama

Prabowo Subianto akan menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri.

Penyematan tanda kehormatan akan dilakukan di Markas Besar Polri pada pukul 14.00 WIB.

Acara tersebut akan dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri dan Kementerian Pertahanan RI.

Prabowo akan disambut dengan upacara jajar kehormatan sebelum penyematan tanda kehormatan.

Geser👉
Terima Suap Proyek BTS Kominfo Rp40 Miliar, Eks Anggota BPK Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Bui

Eks Anggota BPK Divonis 2,5 Tahun Bui

Eks Anggota BPK Achsanul Qosasi divonis 2,5 tahun penjara terkait kasus korupsi proyek BTS Kominfo.

Achsanul Qosasi terbukti menerima uang senilai Rp40 miliar terkait kasus korupsi proyek BTS 4G BAKTI Kominfo.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan serta denda Rp250 juta kepada Achsanul Qosasi.

Kasus ini mengakibatkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tinggi negara.

Geser👉
Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Lawan Polda Jabar Digelar 24 Juni

Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Lawan Polda Jabar Digelar 24 Juni

Sidang praperadilan Pegi Setiawan yang menolak status tersangka pembunuhan Vina dan Eky akan digelar pada 24 Juni.

Polda Jabar telah membentuk tim hukum untuk menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan oleh kuasa hukum Pegi Setiawan.

Polda Jabar tak gentar menghadapi gugatan tersebut dan telah menyiapkan dokumen-dokumen untuk menghadapinya.

Berkas perkara Pegi Setiawan telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Jabar untuk diteliti apakah sudah lengkap atau belum.

Geser👉
Pj Gubernur Kaltim Minta Bangun Pabrik Biodiesel di Kaltim

Pj Gubernur Kaltim Minta Bangun Pabrik Biodiesel di Kaltim

Pj Gubernur Kalimantan Timur meminta pembangunan pabrik biodiesel di Kaltim.

Ekspor minyak kelapa sawit dapat memberikan keuntungan bagi Kaltim.

Kaltim memiliki potensi untuk mengembangkan produk turunan kelapa sawit.

Kesimpulan: Kaltim dapat memanfaatkan peluang bisnis produk turunan kelapa sawit dan meningkatkan ekspor ke China.

Geser👉
Polisi Bongkar Upaya Ganggu Saksi Pembunuhan Vina Cirebon

Polisi Bongkar Upaya Ganggu Saksi Pembunuhan Vina Cirebon

Polisi mengungkap upaya para terpidana pembunuhan Vina Cirebon untuk mengganggu saksi dalam persidangan.

Para terpidana tersebut meminta agar saksi tidak memberikan keterangan sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Polisi menjerat Pegi Setiawan sebagai otak pembunuhan Vina dan Eky dan segera menyerahkan berkas tersangka ke Kejaksaan.

Dalam proses hukum, keterangan saksi tetap dijadikan alat bukti dan Polisi mengungkap kasus ini dengan Pasal-pasal yang relevan.

Geser👉
Moeldoko Bantah Ada Arahan dari Istana Terkait Kasus Hasto di KPK

Moeldoko Bantah Ada Arahan dari Istana Terkait Kasus Hasto di KPK

Kepala Staf Presiden Moeldoko menepis anggapan bahwa Istana memberikan arahan terkait pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di KPK.

Moeldoko menjelaskan bahwa ada pertimbangan-pertimbangan hukum dari KPK yang menjadi alasan mereka menyelidiki Hasto.

KPK telah memanggil Hasto Kristiyanto dan stafnya sebagai saksi dalam penyidikan terhadap buronan KPK Harun Masiku.

Harun Masiku, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap, selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK.

Geser👉
Jokowi Minta Kemendag Atur Perdagangan Tanaman Kratom

Kratom Indonesia Mengandung Bakteri Berbahaya

Presiden Jokowi meminta Kemendag membuat aturan standarisasi perdagangan tanaman kratom yang aman bagi masyarakat.

Kepala Staf Presiden Moeldoko menyampaikan pentingnya pengaturan perdagangan tanaman kratom untuk menghindari produk yang mengandung bakteri berbahaya.

18.000 keluarga di Kalimantan Barat bergantung pada tanaman kratom, yang juga dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Pemerintah merasa perlu mengatur tata niaga dan perdagangan kratom untuk menjamin standar dan kualitasnya.

Geser👉
Tiga Raperda Diajukan Pemkot ke DPRD Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Ajukan 3 Raperda ke DPRD

Pemkot Tangerang mengajukan tiga Raperda ke DPRD Kota Tangerang. Raperda tersebut mencakup RPJPD, LPJ APBD 2023, dan Rencana Pembangunan Industri Kota Tangerang.

Pj Wali Kota Tangerang menyampaikan bahwa Raperda LPJ APBD 2023 disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintah. Sementara itu, RPJPD dirumuskan dengan mempertimbangkan potensi dan permasalahan Kota Tangerang 20 tahun ke depan.

Pemkot Tangerang juga memandang perlu membentuk Raperda tentang Rancangan Pembangunan Industri Tahun 2024-2044. Hal ini sebagai keseriusan dan komitmen dalam mewujudkan kemajuan sektor industri yang berdaya saing tinggi.

DPRD Kota Tangerang membentuk pansus untuk membahas tiga Raperda tersebut. Dukungan dan percepatan pembangunan tetap menjadi fokus DPRD Tangerang. Geser ke atas untuk menemukan ringkasan menarik lainnya.

Geser👉