KPU dan BPBD Kabupaten Bandung Siagakan Perahu di Ratusan TPS Rawan Banjir
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mewaspadai bencana alam di ratusan tempat pemungutan suara (TPS) saat pencoblosan. Selain itu, ada sejumlah TPS rawan kehilangan sinyal karena berada di wilayah terpencil.
Diketahui, Kabupaten Bandung merupakan satu dari delapan daerah yang menyelenggarakan Pilkada selain Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok. Proses pencoblosan berlangsung pada Rabu (9/12) mendatang.
Hasil pemetaan KPU Kabupaten Bandung, ada sebanyak 203 TPS yang terindikasi rawan banjir atau longsor saat jika hujan mengguyur dengan intensitas tinggi. Ratusan TPS tersebut tersebar di sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Cileunyi, Rancaekek, Majalaya, (rawan longsor) Rancabali, Pangalengan, dan Kertasari.
Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk melakukan upaya mitigasi.
"Mereka juga sudah cukup berpengalaman menghadapi bencana di saat pemilu. Ada 203 TPS yang rawan, mayoritasnya adalah rawan bencana banjir, sisanya rawan longsor," kata dia di Kantor KPU Kabupaten Bandung, Selasa (8/12).
"Kalau banjir, BPBD menjemput pemilih dengan perahu, seperti pemilu tahun lalu, atau kami menyiapkan TPS alternatif (jika bencana parah)," terang dia.
Permasalahan lain adalah ada 28 TPS yang berpotensi kesulitan sinyal untuk menggunakan aplikasi rekapitulasi elektronik dengan sistem daring. TPS tersebut berada di tujuh kecamatan dengan kontur pegunungan.
Komisioner KPU Kabupaten Bandung Divisi Teknis Penyelenggaraan Siti Holisoh mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bandung untuk memperkuat sinyal saat proses rekapitulasi berlangsung.
"Tapi, TPS yang kesulitan sinyal di Kabupaten Bandung itu cukup kecil dibandingkan wilayah lainnya di Jawa Barat. Sudah ada 66 persen TPS dari total 6.874 TPS yang ada di Kabupaten Bandung sudah melakukan aktivasi aplikasi Sirekap," terang dia.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya