KPK belum terima permintaan pengecekan rekam jejak cawapres Jokowi
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum ada permintaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengecek rekam jejak para calon wakil presiden (cawapres). Jokowi sebelumnya mengatakan melibatkan KPK mengecek latar belakang cawapresnya.
"Tadi saya sudah pastikan dan cek ya di alur persuratan KPK itu tidak ada permintaan background check terkait dengan nama-nama cawapres tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Febri juga memastikan bahwa tidak ada permintaan secara pribadi dari Jokowi terhadap KPK untuk hal tersebut. Menurut dia, pengecekan rekam jejak harus disampaikan secara formal.
"Tapi surat permintaan background check seperti yang dulu pernah dimintakan pada KPK dari beberapa instansi untuk mengisi posisi sejumlah pejabat. Kalau ada permintaan terkait dengan tugas dan kewenangan KPK itu secara formal diajukan," ucapnya.
Kendati begitu, dia menilai bahwa pengecekan rekam jejak perlu dilakukan sebelum pemilihan Presiden. KPK, lanjut Febri, berharap para calon pemimpin untuk masyarakat itu memiliki rekam jejak yang baik.
"Calon pemimpin di tingkat nasional butuh orang-orang yang memang punya integritas kuat dan komitmen pemberantasan korupsi yang kuat. Harapannya tentu proses penyaringan proses pemilihan itu melihat dimensi-dimensi integritas itu," jelas Febri.
Sebelumnya, Jokowi menyebutkan dirinya melibatkan KPK dalam proses pemilihan cawapres. Namun, hingga kini Jokowi belum juga mengungkapkan siapa sosok yang akan mendampingnya di Pilpres 2019.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya