Koordinasi antar instansi perlu ditingkatkan di angkutan lebaran
Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto mendapatkan penghargaan atas perannya dalam angkutan lebaran oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Penghargaan ini menjadi pemicu untuk mewujudkan Angkutan Lebaran 2018 yang lebih baik lagi dari tahun ini.
"Kita harus sudah mulai bekerja, terutama untuk mengurangi angka kecelakaan. Koordinasi antar instansi harus terus ditingkatkan," demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto saat menerima penghargaan atas perannya dalam Angkutan Lebaran dari Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla di Jakarta, Minggu (30/7).
"Tidak hanya di periode Angkutan Lebaran namun angka kecelakaan di jalan raya secara umum," ujar Pudji. "Angka kecelakaan di periode Angkutan Lebaran tahun ini memang berkurang 30% namun kita jangan terlena oleh angka tersebut," lanjutnya.
"Penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari koordinasi antar instansi baik dengan Kepolisian, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan stakeholder lain. Ke depannya tantangan semakin berat seperti beberapa ruas jalan tol yang sudah bisa dioperasionalkan. Oleh karenanya koordinasi ini harus tetap di jaga bahkan ditingkatkan lagi," kata Pudji.
Untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, Pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden no 4 Tahun 2013 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan yang terdiri dari 5 (lima) pilar yaitu : Manajemen Keselamatan Jalan, Jalan yang Berkeselamatan, Kendaraan yang Berkeselamatan, Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan dan Penanganan Pra dan Paska Kecelakaan.
"Pilar ketiga yaitu Kendaraan yang berkeselamatan yang menjadi kewenangan kita harus di perhatikan betul. Tidak hanya Kementerian Perhubungan tapi juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dimana mereka yang berwenang atas pengujian berkala kendaraan bermotor," ujar Pudji.
"Kami juga mengapresiasi kepada masyarakat yg sudah berperan serta mematuhi peraturan lalu lintas karena semua aturan tidak akan ada artinya jika masyarakat tidak peduli akan keselamatannya," ucap Pudji. "Setiap hari meninggal 70 atau setiap jam 3 org meninggal dunia. Hal ini yang perlu disadari oleh masyarakat. Agar semua pengguna jalan mematuhi aturan berlalu lintas. Khusus untuk pengendara roda dua, jangan melawan arah. Membahayakan diri sendiri dan juga orang lain," pungkasnya.
Pemberian penghargaan ini bertepatan dengan pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan 2017-2018 yang diselenggarakan oleh Kepolisian RI.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya