Komnas Perempuan Dilibatkan Usut Dugaan Kekerasan Seksual Istri Irjen Ferdy Sambo

Senin, 8 Agustus 2022 16:39 Reporter : Merdeka
Komnas Perempuan Dilibatkan Usut Dugaan Kekerasan Seksual Istri Irjen Ferdy Sambo istri irjen ferdy sambo PC. ©2022 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI meminta dukungan dari Komnas Perempuan untuk penyelidikan dan pendalaman dalam mengusut kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa istri Irjen Polisi Ferdy Sambo yakni PC.

"Kami meminta kesediaan Komnas Perempuan untuk membantu dan mendukung proses penyelidikan dalam mengungkap masalah ini," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Jakarta, Senin.

Taufan mengatakan sesuai standar HAM yang diakui dunia internasional serta telah diakomodasi dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), maka seseorang yang mengatakan atau mengadukan dugaan kekerasan seksual ke lembaga hukum, harus diasumsikan sebagai korban.

"Diasumsikan dan diperlakukan sebagaimana layaknya seorang korban," ucap Taufan.

Oleh karena itu, Komnas HAM dalam penyelidikannya menghormati langkah-langkah yang telah dilakukan, misalnya, pendampingan kesehatan, psikologis dan sebagainya. Lembaga itu juga tidak akan melakukan langkah apa pun sebelum adanya persetujuan. Baik dari PC maupun dari psikologis.

Ke depannya, setelah Komnas HAM melihat adanya kemungkinan-kemungkinan bisa berkomunikasi dengan PC guna melengkapi penyelidikan, maka ada baiknya Komnas Perempuan juga dilibatkan.

2 dari 2 halaman

Apalagi, hal tersebut bersinggungan langsung dengan ranah Komnas Perempuan yakni dugaan kekerasan seksual, dan lebih spesifik soal isu perempuan.

Dalam penyelidikannya, Komnas HAM akan mengutus salah seorang komisioner yakni Sandrayati Moniaga yang memiliki pengalaman dalam penanganan kasus seperti itu.

Taufan menegaskan pelibatan dan dukungan dari Komnas Perempuan dalam rangka mengedepankan standar hak asasi, norma hak asasi dan sensitivitas terhadap korban agar bisa dipenuhi.

Sebab, Komnas HAM juga mengantisipasi jangan sampai dalam upaya penggalian masalah atau mengungkap kasus, malah menimbulkan ketidaksensitifan terhadap isu hak asasi manusia. [ded]

Baca juga:
Mahfud MD: Skenario Kasus Brigadir J Sudah Terbalik, Enggak Ada Tembak Menembak
Pengacara Ungkap Motif Bharada E Ngaku Tembak Brigadir J Diperintah Atasan
Periksa Saksi Pembunuhan Brigadir J, Timsus Datangi Mako Brimob
Moeldoko sebut Kapolri sudah Ikuti Perintah Jokowi soal Brigadir J, Ini Arahannya
Komnas HAM akan Periksa Irjen Sambo dan Istri Secara Terpisah
Kuasa Hukum Datangi Kantor LPSK, Ajukan Perlindungan Bharada E

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini