Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisioner Komnas HAM terpilih diminta tuntaskan tujuh perkara HAM berat

Komisioner Komnas HAM terpilih diminta tuntaskan tujuh perkara HAM berat Usman Hamid. ©2017 merdeka.com/rizky andwika

Merdeka.com - Komisi III DPR telah memilih tujuh calon Anggota Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Terdapat satu perempuan dari tujuh komisioner terpilih.

Direktur Amnesty International Usman Hamid mengungkapkan tantangan besar akan dihadapkan Komisioner HAM yang baru. Terlebih dari ketujuh Komisioner Komnas HAM yang baru tidak mewakili kaum perempuan hanya satu perwakilan perempuan.

"Tidak ada representasi perempuan yang cukup, hanya ada satu, padahal kita harapkan ada keseimbangan gender yang baik, sehingga Komnas HAM betul-betul kuat," kata Usman Hamid di Jakarta, Rabu (4/10).

Kemudian Komnas HAM diharapkan dapat menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah dan juga dengan parlemen. Menurutnya, dukungan dua institusi paling menentukan kinerja Komnas HAM.

Dia mencontohkan pada era Presiden SBY Komnas HAM kurang mendapatkan dukungan dari politik dan pemerintah. Menurut data yang didapat di era SBY Komnas HAM hanya melakukan 65 penyelidikan.

"Komnas HAM telah menyelesaikan tujuh perkara kasus HAM berat, tapi di era SBY tidak menindaklanjuti, di sekarang pun tidak," terangnya.

Selain dari sisi komunikasi, Komisioner HAM yang baru juga diminta memperbaiki kualitas hasil penyelidikan. Sebab, data-data dalam penyelidikan dinilainya masih kurang sehingga penyelidikan tidak lagi bisa disangkal oleh pihak manapun.

"Sekarang dukungan untuk mendapatkan bukti juga dukungan dibukanya akses, misalnya dokumen militer, dokumen intelijen, selama ini kan enggak pernah dapat diakses," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP