Kesulitan Lepas Gelang Nenek Juminah, Sutris Pukul dan Tendang Korban

Jumat, 7 Desember 2018 08:00 Reporter : Darmadi Sasongko
Kesulitan Lepas Gelang Nenek Juminah, Sutris Pukul dan Tendang Korban Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sutris (35) warga Kabupaten Malang tergiur perhiasan emas yang dikenakan nenek Juminah (65). Muncul niat merampas perhiasan gelang sang nenek yang saat itu tengah beristirahat.

"Saat korban sedang tertidur di kamar rumahnya tiba-tiba didatangi pelaku yang nyelonong masuk," kata Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah, Kamis (6/12).

Pelaku berusaha merampas tujuh gelang emas yang menghiasi tangan korban dengan disertai ancaman. Namun diduga pelaku mengalami kesulitan melepas gelang tersebut, sehingga menganiaya korban dengan memukuli dan menendangnya.

Korban warga Desa Sumberkradenan, Kecamatan Pakis tersebut berusaha tidak melepaskan barang berharganya dengan terus berteriak meminta pertolongan. Warga pun kemudian berdatangan.

Pelaku yang memang sudah dikenal oleh korban berhasil melepaskan 2 buah dari 7 buah gelang emas yang dikenakan korban. Tetapi diduga panik, pelaku pun meninggalkan 2 buah gelang emas yang sudah berhasil dirampasnya.

Dua buah gelang seberat hampir 10 gram itu ditemukan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Sementara pelaku langsung kabur melarikan diri.

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka-luka di dada dan tangan," tegasnya.

Korban didampingi perangkat desa setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis. Korban mendapatkan perawatan akibat penganiayaan oleh pelaku.

Pelaku yang diketahui sebagai warga Desa Pucangsongo, Kawasan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang itu langsung tertangkap sewaktu bersembunyi di area kebun yang tidak jauh dari lokasi. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 Ayat 1 Sub Pasal 368 Ayat 1 KUH Pidana atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan atau pemerasan dengan ancaman kekerasan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini