Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kerugian akibat rumah adat Gurusina terbakar ditaksir Rp 5,4 miliar

Kerugian akibat rumah adat Gurusina terbakar ditaksir Rp 5,4 miliar Kebakaran di kampung adat Gurusina NTT. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Rumah adat di kampung adat Gurusina, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar, Senin (13/8) petang. Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur menaksir kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 5,4 miliar.

"Setelah kami hitung-hitung kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 5,4 miliar lebih," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu, di Kupang, seperti dikutip Antara, Selasa (14/8).

Dia mengatakan, kebakaran kampung adat Gurusina di Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu'u pada Senin (13/8) petang itu telah melenyapkan sebanyak 27 rumah adat. Hanya tujuh bangunan yakni enam rumah adat yang ditempati warga serta satu rumah baca yang lolos yang lolos dari sambaran api.

Marius mengatakan, kerugian yang ditaksir mencapai Rp 5,4 miliar lebih dengan perhitungan untuk pembangunan kembali satu rumah adat bisa menelan biaya hingga Rp 200 juta.

Dia menjelaskan, pembangunan sebuah rumah adat tidak hanya urusan menggantikan bahan-bahan bangunan tradisional seperti alang-alang, kayu, dan bambu yang hangus. Namun, lanjutnya, ada banyak tindakan yang juga membutuhkan biaya sehingga satu rumah adat bisa menelan biaya hingga Rp 200 juta.

"Ada ritual adat yang bisa saja harus mengumpulkan banyak pihak, ada penyembelihan hewan, dan pengadaan lainnya. Belum lagi ada barang-barang sakral yang ikut hangus terbakar," katanya.

Marius berharap, Pemerintah Kabupaten Ngada mulai menyiapkan anggaran untuk pembangunan kembali kampung adat Gurusina meskipun harus dilakukan secara bertahap.

"Kami juga tentu koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan untuk bisa bersama-sama membangun kembali kampung adat itu yang merupakan destinasi wisata yang selama ini sudah cukup populer," katanya.

Untuk diketahui, kampung Gurusina dikenal sebagai salah satu kampung adat terkenal di kabupaten Ngada, selain kampung adat Bena. Kampung ini menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan baik mancanegara maupun domestik, dikarenakan unik oleh ciri tradisionalnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP