Kepala Basarnas Pimpin Evakuasi Pelajar SMP 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor

Sabtu, 22 Februari 2020 15:03 Reporter : Purnomo Edi
Kepala Basarnas Pimpin Evakuasi Pelajar SMP 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengunjungi lokasi kecelakaan yang menyebabkan hanyutnya siswa SMP Negeri 1 Turi, Sabtu (22/2).

Bagus tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Bagus didampingi Deputi Operasi Basarnas Mayjend TNI Bambang Suryo Aji dan Direktur Operasi Basarnas Bringjend TNI Untung Budiharto.

Tiba di lokasi, Bagus langsung menengok ke Posko SAR Gabungan yang berada tak jauh dari lokasi tempat hanyutnya siswa SMP Negeri 1 Turi. Di lokasi ini Bagus sempat melakukan koordinasi dengan tim SAR gabungan.

Didampingi oleh Kapolda DIY, Irjen Asep Suhendar, Bagus menengok dua lokasi. Lokasi pertama adalah tempat para siswa melakukan penyusuran Sungai Sempor dan lokasi kedua adalah jembatan di dekat lokasi para siswa hanyut.

Bagus mengatakan bahwa pihaknya berbelasungkawa atas peristiwa hanyutnya siswa SMP Negeri 1 Turi. Ucapan belasungkawa ini ditujukan kepada para siswa yang meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkannya.

Bagus berharap para korban yang saat ini belum diketahui keberadaannya bisa segera ditemukan. Sementara itu Bagus juga berharap agar para korban yang selamat bisa kembali menjalani aktivitas dan sekolah seperti biasa.

Bagus juga menyampaikan ucapan terima kasih pada para relawan yang membantu proses evakuasi para korban. "Terima kasih kepada para relawan SAR yang telah membantu dalam proses pencarian para korban," ujar Bagus.

Sebagaimana diketahui telah terjadi kecelakaan sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman pada Jumat sore (21/2), dengan korban siswa-siswi SMPN 1 Turi Sleman yang sedang menyelenggarakan kegiatan susur sungai.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Wahyu Efendi menuturkan bahwa peristiwa hanyutnya ratusan siswa saat susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2) sore tidak didahului tanda-tanda hujan di lokasi kejadian dan air meluap secara tiba-tiba.

"Cuaca saat kejadian berawan. Tidak ada tanda hujan. Aliran sungai tidak terlalu deras, saat susur tiba-tiba meluap," kata Wahyu Efendi. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini